Manfaat Kulit Ari Kacang Tanah Sebagai Obat Herbal

Pertanianku — Kacang tanah sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia karena sering digunakan dalam berbagai menu makanan tradisional, mulai dari camilan hingga makanan berat. Kacang tanah kerap dijadikan sambal untuk melengkapi makanan tradisional seperti pecel dan gado-gado. Di balik manfaatnya yang sering digunakan sebagai bahan masakan, kulit kacang ari ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal.

kulit ari kacang tanah
foto: pixabay

Bagian kacang tanah terdiri atas kulit polong, kulit ari kacang tanah, biji, keping biji, dan embrio. Jika kacang tanah yang masih memiliki kulit ari digoreng, biasanya kulit ari yang berwarna kecokelatan akan sedikit terkelupas.

Manfaat kacang tanah sendiri cukup tinggi karena nutrisi yang dikandungnya, seperti vitamin E, asam folat, mangan, biotin, serat, magnesium, lemak tak jenuh tunggal, protein, dan kaya anti-oksidan. Oleh karena itu, kacang tanah sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan tepat dan rutin.

Loading...

Saat ini banyak kacang tanah yang dijual dalam keadaan bersih sudah tidak ada kulit arinya. Padahal, kulit ari tersebut dapat berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Seseorang yang mengonsumsi kacang tanah beserta dengan kulit arinya bisa menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti jantung koroner, diabetes tipe 2, mencegah obesitas pada anak, kanker, serta menurunkan kandungan kolesterol total dan LDL.

Penemuan manfaat kulit ari pada kacang tanah dilakukan oleh peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Agustina Asri Rahmania.

Dalam penelitiannya, Agustina menemukan fakta bahwa kulit polong dengan kulit ari kacang yang sering tidak dimanfaatkan oleh masyarakat ternyata masih bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Pada bagian kulit ari terdapat kandungan serat, minyak, protein, dan senyawa fenolik. Dari keempat kandungan tersebut, senyawa fenolik tersebut bisa digunakan sebagai obat. Senyawa fenolik sangat berguna dalam mekanisme ketahanan tubuh secara kimiawi karena berfungsi sebagai anti-oksidan dan antiradang.

Baca Juga:  Minimalisir Risiko Ikan Stres Saat Pengangkutan dengan Membuatnya Pingsan

Fakta lain yang ditemukan adalah, senyawa fenolik tersebut lebih tinggi dibanding keping biji, kulit polong, akar, dan daunnya. Sayangnya, ukuran kulit ari kacang tanah sangat kecil, hanya 2,5—3 persen dari bobot bijinya sehingga tidak bernilai ekonomis.

Setelah mengetahui fakta ini, pastikan Anda tidak memisahkan kulit ari dari keping kacang tanah agar Anda bisa mndapatkan manfaat kesehatan lebih optimal dari kacang tanah.

 

 

Loading...
Loading...