Manfaat Pupuk Bokashi untuk Lahan Pertanian

Pertanianku — Bokashi merupakan bahasa Jepang yang berarti ‘bahan organik yang terfermentasi’.  Pupuk bokashi dibuat dengan menggunakan aktivator EM4 dan dikomposkan dengan cara anaerob. Pada dasarnya aplikasi bokashi dilakukan seperti pupuk pada umumnya. Manfaat pupuk bokashi hampir mirip dengan jenis pupuk organik lainnya. Pembuatannya terbilang sangat cepat karena menggunakan aktivator EM4, hanya sekitar 4—7 hari.

pupuk bokashi
foto: Pertanianku

Bokashi yang dihasilkan dalam waktu yang super kilat tidak mengeluarkan panas, tidak berbau busuk, tidak mengundang hama dan penyakit, serta tidak membahayakan pertumbuhan atau produksi tanaman. Oleh karena itu, pupuk organik ini sangat aman digunakan, bahkan sudah banyak petani yang menggunakannya sebagai media tanam untuk bertanam di polibag.

Di Indonesia, penamaan bokashi diambil dari kependekan dari ‘bahan organik kaya akan sumber kehidupan’. Bahan pembuatan pupuk bokashi berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda akan menemui beberapa jenis bokashi di pasaran. Manfaat pupuk bokashi bisa didapatkan dengan maksimal asal penggunaan dosis serta jenis bokashi sudah tepat sasaran.

Dosis pupuk bokashi yang digunakan biasanya sekitar 3—4 genggam bokashi untuk luas lahan sekitar 1 m2. Penggunaan jenis bokashi harus disesuaikan dengan kebutuhan unsur hara tanaman agar tanaman bisa mendapatkan nutrisi yang tepat.

Contohnya, bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang lebih baik digunakan untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) yang terbuat dari bahan organik dan digunakan di lahan sawah karena bahan pembuatan pupuk bokashi terbilang cukup banyak.

Untuk bokashi pupuk kandang, dicampur tanah lagi jika digunakan sebagai media pembibitan dan media tanaman untuk tanaman yang masih berukuran kecil. Bokashi tersebut mengandung unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman pada masa persemaian dan pertumbuhan vegetatif.

Baca Juga:  Cara Menyemai Benih Melon

Sementara itu, bokashi ekspres lebih diperuntukkan sebagai penutup tanah (mulsa) pada tanaman sayur dan buah-buahan.

Aktivator yang digunakan dalam pembuatan bokashi tidak hanya digunakan untuk mempercepat proses pengomposan. Namun, bermanfaat untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, menyehatkan tanaman, meningkatkan produksi tanaman, serta menjaga kestabilan tanaman.

Bokashi tidak hanya diberikan melalui akar, tetapi melalui daun sebagai pupuk daun.