Manfaat Serbuk Arang Aktif untuk Kesehatan Ikan Budidaya

Pertanianku — Arang aktif sering dimanfaatkan sebagai filter air agar kualitas air budidaya terjaga baik. Ternyata, manfaat serbuk arang aktif juga bisa dicampur ke dalam pakan dan berkhasiat untuk meningkatkan kondisi kesehatan ikan dan udang. Saat ini serbuk arang sedang digandrungi para pembudidaya ikan karena memiliki banyak manfaat.

serbuk arang aktif
foto: Pertanianku

Arang aktif merupakan arang yang sudah teraktivasi. Arang tersebut sudah melalui proses pemurnian dari berbagai kotoran dan pori-pori di permukaannya diperluas dengan pemanas tinggi. Proses tersebut menyebabkan daya serap arang semakin meningkat.

Serbuk arang aktif juga berfungsi sebagai obat. Arang dapat menyerap racun, bahkan terkadang mikroorganisme sehingga berkhasiat untuk pengobatan. Penambahan arang ke dalam pakan berguna untuk menyerap racun.

Pada beberapa kasus, arang terbukti efektif mampu mengurangi efek penyakit berak putih pada udang vannamei. Hal tersebut karena arang dicampurkan ke dalam pakan dengan perekat seperti alginta, putih telur, dan kanji.

Selain itu, arang berfungsi sebagai suplemen pakan untuk pembesaran ikan. Berdasarkan penelitian, mikrofili di bagian usus ikan akan berkembang lebih aktif setelah diberikan pakan arang aktif. Mikrofili pada usus ikan menjadi lebih panjang dan meluas. Kondisi tersebut menyebabkan daya serap usus terhadap nutrisi-nutrisi menjadi lebih meningkat sehingga FCR (food conversion rate) menurun sebanyak 13 persen.

Arang aktif yang akan dicampur harus memiliki ukuran seragam. Anda bisa mendapatkan serbuk arang aktif yang seragam dengan menggunakan mesin penepung berkecepatan maksimal dan menggunakan saringan.

Jumlah arang yang dapat digunakan sebanyak 2 persen dari berat total pakan. Selanjutnya, beri sedikit air pada arang aktif, lalu aduk hingga tercampur merata. Setelah itu, arang dicampurkan sedikit demi sedikit ke dalam pakan.

Baca Juga:  Balitbangtan Rilis Smart Soil Sensing Kit, Teknologi 4.0 untuk Deteksi Unsur Hara

Pakan yang baru dicampur dengan arang perlu diangin-anginkan terlebih dahulu hingga kering. Pakan dapat diberikan dengan frekuensi pemberian pakan yang sama seperti pakan-pakan pada umumnya.

Anda bisa mendapatkan arang aktif dari masyarakat sehingga ketersediaan arang terbilang cukup banyak dan mudah diaplikasikan.

 


loading...