Manfaat yang Terkandung Pada Buah Salak


Pertanianku — Di Amerika dan Eropa, buah salak disebut snake fruit karena bentuk kulit yang menyerupai sisik ular. Menurut beberapa survei, salak memang tidak setenar apel, jeruk, atau pisang karena masih banyak yang belum tahu manfaat yang terkandung pada buah salak untuk kesehatan tubuh.

manfaat yang terkandung pada buah salak
Pertanianku

Dalam bahasa Latin, salak disebut sallaka edulis. Tanaman buah ini hanya dapat tumbuh di beberapa daerah dengan iklim tropis. Apa saja kandungan gizi di dalamnya? Buah salak memiliki kandungan 368 kk energi; 0,8 gr protein; 90,3 gr karbohidrat; 0,4 gr lemak; 38 mg kalsium; 31 mg fosfor; 3,9 mg zat besi; 8,4 gr vitamin C; dan serat.

Lantas, apa saja manfaat salak untuk kesehatan tubuh? Simak ulasan berikut ini untuk lebih jelasnya.

  1. Kaya serat

Mitos mengatakan bahwa mengonsumsi salak terlalu banyak akan membuat buang air besar menjadi susah. Padahal, kulit ari buah salak mengandung serat yang dibutuhkan tubuh, yang justru memperlancar pencernaan. Jadi, usahakan kulit ari buah salak jangan sampai terbuang.

  1. Meningkatkan sistem imun

Kandungan vitamin C yang terkandung pada salak terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus penyakit. Hal itu tentu bisa membuat Anda lebih sehat jika mengonsumsinya secara teratur.

  1. Menjaga kesehatan mata

Menurut beberapa hasil penelitian, salak mengandung betakarotin lima kali lebih banyak daripada wortel, tomat, mangga, dan semangka. Karena itu, jika Anda tidak menyukai wortel, bisa menggunakan salak sebagai buah alternatif memenuhi kebutuhan kesehatan mata.

  1. Mengobati diare

Salak mengandung tanin, dimana zat tersebut telah banyak dikenal sebagai bahan pengobatan pada diare.

  1. Mencegah pertumbuhan kanker

Buah ini juga kaya anti-oksidan yang dapat mencegah tumbuh-kembang sel kanker yang menjadi penyebab kanker.

  1. Meningkatkan kecerdasan otak
Baca Juga:  Khasiat Jamur Enoki Bisa Jadi Pencegah Kanker

Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah salak mampu meningkatkan kinerja otak dengan membawa kandungan potassium dan pektin tersebut dapat menutrisi beberapa syaraf serta mampu memperlancar dan mengendalikan peredaran darah menuju otak.

  1. Membantu proses diet

Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi pada salak mampu untuk menahan lapar ketika sedang menjalankan program diet.

Namun sayang, salak tidak diperuntukkan bagi penderita maag dan tifus karena beberapa kandungannya tidak baik untuk pasien. Terlepas dari hal itu, Anda bisa mengonsumsi salak kapan saja. Bahkan, akan lebih nikmat lagi jika dibuat sebagai asinan atau kripik salak untuk camilan sehari-hari.