Mangga Red Ivory Versus Kiojay, Mana Mangga Jumbo yang Lebih Unggul?

PertaniankuMangga red ivory dan mangga kiojay sama-sama berukuran besar, bercita rasa manis, dan disukai oleh orang Indonesia. Kedua mangga besar tersebut memiliki ciri khas masing-masing yang menjadi daya tarik bagi pencinta buah mangga. Untuk Anda yang tengah bingung ingin mencoba bertanam mangga jumbo yang mana, sebaiknya simak ulasan berikut.

mangga red ivory
foto: Toko Trubus

Red ivory

Red ivory memiliki ciri khas berupa warna kulit buah yang eksotik, yakni jingga dengan semburat warna merah dari bagian pangkal buah. Red ivory berbentuk memanjang dengan bagian ujung buah meruncing. Warna merah pada kulit buah mangga dipengaruhi sinar matahari. Rasa red ivory terbilang manis menyegarkan dengan tekstur daging yang lembut tanpa serat.

Kelebihan lain yang ditawarkan oleh mangga jumbo ini ialah after taste yang ringan dan tidak membuat enek. Biji buah juga terbilang tipis, sudah bisa dibayangkan betapa tebalnya daging buah mangga berukuran besar ini, bukan?!

Tanaman mangga red ivory relatif mudah diperbanyak dengan teknik sambung pucuk. Selain itu, red ivory mampu berbuah lebat tanpa perawatan intensif, bahkan sistem perawatan yang dibutuhkan hampir sama seperti jenis buah mangga umumnya.

Anda bisa mendapatkan bibit mangga red ivory berkualitas di Toko Trubus. Selain menyediakan bibit mangga unggulan, terdapat pula beragam keperluan bertanam di rumah, mulai dari pupuk dan pestisida, media tanam dan pot, hingga perlengkapan berkebun lainnya.

Mangga kiojay

Warna pada buah mangga kiojay juga dapat dibuat menarik dengan teknik pembungkusan. Buah tersebut akan berubah warna menajdi keemasan sehingga penampilannya menjadi semakin menarik dan harganya menjadi lebih tinggi juga.

Mangga kiojay memiliki cita rasa yang manis legit sejak gigitan pertama. Tekstur daging buahnya lebih padat, lembut tidak berserat, dan sedikit bertepung.

Baca Juga:  Cara Menyemai Benih Melon

Mangga kiojay yang matang di pohon akan memiliki daging bertekstur kenyal dan lembek seperti jeli, terutama daging yang berada di sekitar biji. Hal tersebut mengakibatkan banyak daging buah yang terbuang. Untuk mengurangi jumlah daging buah yang terbuang, Anda perlu membungkus buah. Oleh karena itu, mangga kiojay sebaiknya dipetik saat tingkat kematangannya mencapai 70—80 persen.

Mangga kiojay bersifat adaptif dan stabil sehingga mudah dibudidayakan di Indonesia. Tanaman buah ini mampu berbuah secara terus-menerus selama 22 bulan. Kecepatan pertumbuhan tanaman sangat bergantung pada ketersediaan hara dan air di dalam tanah.

Tertarik bertanam mangga kiojay? Anda bisa mendapatkan bibit mangga kiojay berkualitas di Toko Trubus. Sebagai solusi pertanian, Toko Trubus menyediakan beragam keperluan berkebun Anda, mulai dari benih dan bibit tanaman, pupuk dan pestisida, media tanam dan wadah tanam hingga perlengkapan bertanam lainnya.

Untuk informasi bibit mangga red ivory dan mangga kiojay unggulan, silakan menghubungi langsung WhatsApp admin Toko Trubus. Anda juga bisa mengunjungi lokasi Toko Trubus terdekat.