Mari Berternak Ayam Poland Tanduk


Pertanianku – Selama ini beberapa kalangan lebih mengenal ayam hias poland karena jambulnya. Kini hadir ayam poland lebih unik, dengan tambahan tanduk dan pial (gelambir di bawah paruh ayam) yang lebar. Seperti ayam poland hasil persilangan yang dilakukan Suci Puspitasari salah seorang peternak ayam poland, menyebut ayam poland dengan sebutan Jambul Katulistiwa.

Mari Berternak Ayam Poland Tanduk

Ayam poland yang diperbanyak Suci terdiri atas ayam poland biasa dan ayam poland  bertanduk. Ada juga yang merupakan hasil persilangannya sendiri, seperti ayam poland dikawinkan dengan ayam hutan, ayam poland dengan ayam keriting (Walik), ayam poland dengan ayam batik. Hasilnya pun mengejutkan anak ayam tersebut memiliki jambul dan sebagian juga memiliki tanduk dan pial yang lebar. Persilangan inilah yang belum pernah dilakukan peternak lain. Tak heran jika ayam hias hasil persilangan itu menjadi daya tarik tersendiri. “Memang tidak sulit kok melakukan silangan itu, hanya dikawinkan biasa saja. Namun, kita harus sabar menunggu untuk tahu hasil F1 dan F2 dan seterusnya hingga didapat hasil yang diinginkan,” ujar Suci. Ayam poland dapat dipelihara di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Berikut tahapannya.

  1. Persiapan Kandang

Selama pemeliharaan, tempatkan ayam di kandang besi ukuran sekitar 60 cmx 90 cmx 60 cm. Satu kandang bisa berisi 3 ekor ayam poland dewasa. Area kandang perlu ditutup dengan kain atau pembatas ruangan agar tidak terkena angin yang sangat kencang serta terlindung dari hujan. Adapun suhu pemeliharaan yang cocok untuk ayam ini, yakni 20–30°C.

  1. Pengembangbiakan
  • Siapkan kandang untuk perkawinan dengan ukuran kandang sama dengan kandang pemeliharaan yaitu 60 cm x 90 cm x 60 cm.
  • Pilih ayam poland dewasa yang siap dikawinkan, yaitu sudah mencapai umur 7 bulan dan berkualitas bagus. Tempatkan 1 ekor pejantan bersama 2 ekor betina dalam satu kandang. Ayam jantan bisa dikawinkan setiap hari, sedangkan betina butuh waktu istirahat 1 minggu setelah bertelur. Jarak kawin, sampai betina bertelur membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Setelah kawin si betina tidak perlu dipisah dengan jantan sampai bertelur. Satu ekor ayam betina bisa menghasilkan telur sebanyak 10– 20 butir.
  • Masukkan telur ke dalam mesin tetas telur. Telur tersebut akan menetas 21 hari kemudian. Dengan mesin tetas, persentase keberhasilan menetas bisa mencapai 90%.
  • Dalam mesin tetas telur, sebaiknya teropong telur dengan cahaya pada umur 4 hari pengeraman. Cek apakah terdapat embrio berupa bintik hitam dan urat kemerahan di dalam telur. Jika tidak, berarti telur tersebut tidak akan menetas karena tidak mengandung embrio. Hal ini biasanya terjadi karena telur tersebut dikeluarkan tanpa pembuahan.
  1. Pemeliharaan
  • Pakan yang digunakan berupa voer (pur), millet, dan jagung pecah diberikan dengan dosis sebanyak 3:2:2. Setiap hari diberi pakan sebanyak 1 kali sekenyangnya (ad libitum). Untuk anak ayam biasanya hanya berupa voer. Untuk sepasang ayam jantan dan betina dewasa hanya membutuhkan 1 kg pakan ayam untuk 1 bulan, sedangkan anak ayam bisa menghabiskan 1 kg pakan selama 3 bulan. Khusus untuk anak ayam diberi pakan sekenyangnya (ad libitum) dan selalu tersedia. Jadi, terlihat bahwa ayam poland ini tidak boros dalam hal pakan.
  • Anak ayam usia di bawah satu bulan bisa diberikan vaksin ND (New Castle Diseases/Tetelo)–AI (Avian Influenza). Berikan vaksin saat anak ayam dalam keadaan sehat, agar mereka tidak mati pasca pemberian vaksin. Vaksin bisa disuntikkan pada bagian dada atau pangkal paha anak ayam sebanyak 0,2 ml/ekor anak ayam. Lakukan pada anak ayam umur 4–6 hari, dan ulangi tiap 4 bulan sekali. Sebenarnya ayam hias tidak berpotensi terkena flu burung. Hal ini karena yang terkena biasanya ternak ayam konsumsi yang keadaannya tidak sebersih perawatan ayam hias. Untuk ayam poland dewasa dosis vaksin sekitar 0,5 ml per ekor ayam.
  • Untuk menjaga daya tahan tubuh, anak ayam diberikan vitamin tiap hari melalui minuman yang diberikan. Caranya, air minum dicampur dengan vitamin ayam merk vitachick dosis 1 tetes per liter air. Setelah umur 3 bulan, berikan vitamin berupa vitaplex dosis per anak ayam sekitar  5 gr untuk 2 liter air.
  • Jika ayam mengalami mata radang dan berair, cukup berikan satu kapsul antichlor ke dalam mulut ayam.
  • Untuk menjaga kesehatannya, berikan rajangan daun pepaya untuk menu selingan. Bila perubahan cuaca ekstrim (terlalu dingin), minuman diberi sedikit jahe agar ayam tetap merasa hangat.
Baca Juga:  Cara Mudah Budidaya Burung Kenari, Yuk, Praktikkan!
loading...
loading...