Masyarakat Garut Kembangkan Peternakan Kerbau Akibat Harga Daging Mahal


Pertanianku – Guna mengendalikan harga daging sapi yang melonjak di pasaran, sejumlah masyarakat di Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bekerja sama dan berupaya mengembangkan peternakan kerbau. Hal tersebut dirasa cukup potensial dan menguntungkan mengingat mahalnya harga daging sapi.

“Sekarang yang kami lakukan bersama warga mempercepat perkembangbiakan kerbau, karena kerbau memiliki nilai jual yang sama dengan sapi,” kata Kepala Desa Pancasura Saepulloh A. Ridho seperti melansir Antaranews (7/6).

Saepulloh menuturkan warganya banyak yang memelihara kerbau secara tradisional dan belum pada kegiatan cara komersial yang memberikan keuntungan dalam penjualan kerbau. Menurut dia, warga masih minim pengetahuan tentang pengembangbiakan kerbau yang benar dan cara penjualannya ke pasar.

“Dari ketidaktahuan itu kami menjelaskan bahwa kerbau bisa menjadi swasembada pangan yang sama seperti sapi, dan bisa menguntungkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Saepulloh mengatakan, menjadi tanggung jawab desa untuk berupaya mendorong potensi peternakan kerbau di desanya dengan meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut. Pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Garut, kata Saepulloh, akhirnya datang ke Desa Pancasura untuk membantu masyarakat mengembangkan peternakan kerbau berikut memberikan penjelasan cara penyuntikan hormon dan inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik.

“Setelah mendapat penjelasan dari pihak Dinas Perikanan dan Peternakan, kami tahu bagaimana kerbau bisa cepat beranak dengan cara penyuntikan hormon dan IB,” katanya.

Ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap warganya itu dapat menumbuhkembangkan potensi perekonomian desa di sektor peternakan kerbau. “Kami berharap warga bisa memanfaatkan kerbau peliharaannya dengan maksimal,” tambahnya.

Kepala Seksi Produksi Bidang Peternakan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Iwan Aryanto mengatakan, telah melakukan penyuntikan hormon dan IB pada hewan ternak kerbau di Desa Pancasura. Menurut dia, daerah itu memiliki potensi sumber daya alam yang bagus untuk pengembangbiakan kerbau, tetapi selama ini masyarakat belum menjalankannya secara maksimal.

Baca Juga:  Begini Caranya Agar Produksi Jagung RI Meningkat
loading...
loading...