Media Tanam dari Batang Pisang, Manfaat dan Cara Pembuatannya

Pertanianku Batang pisang merupakan bagian yang paling sering dibuang dari tanaman pisang yang sudah dipanen buahnya. Sebenarnya, bagian tersebut memiliki manfaat, tetapi masih banyak orang yang jarang menggunakannya. Salah satu pemanfaatan batang tanaman buah ini adalah untuk media tanam.

batang pisang
foto : Pixabay

Batang pisang mengandung banyak pati yang berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Pati tersebut dapat berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme lokal. Selain itu, di dalam batang terdapat banyak mikroorganisme yang berfungsi sebagai dekomposer atau pengurai untuk pembuatan kompos.

Kandungan lain yang tidak kalah penting di dalam batang tanaman buah ini adalah senyawa flavanoid, antrakuinon, dan saponin yang berperan dalam pertumbuhan akar serabut tanaman. Senyawa tersebut dapat meningkatkan kemampuan akar tanaman menyerap unsur hara dan air secara optimal.

Di dalam batang pisang juga terdapat kandungan air yang cukup tinggi mencapai 80 persen sehingga sangat baik untuk dijadikan media tanam alternatif saat musim kemarau. Air di dalam batang dapat mengurangi kadar air yang perlu disiram ke tanaman.

Batang pisang atau gedebong/gedebok mengandung unsur (N) nitrogen yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman, fosfor (P) dan kalium (K).

Kompos dari batang pisang mengandung C-organik yang cukup tinggi, yaitu sekitar 29,7 persen. Kandungan tersebut sesuai dengan standar teknis minimal pupuk organik padat yang tercatat dalam Permentan Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011, yakni minimal 15 persen.

Batang pisang yang dapat digunakan sebagai media tanam adalah batang yang sehat dan bebas dari infeksi jamur serta penyakit. Media tanam dari gedebong pisang dapat dibuat melalui cara seperti di bawah ini.

  • Siapkan batang yang sudah tidak terpakai. Usahakan batang yang digunakan berasal dari jenis pisang kepok yang sehat.
  • Siapkan tanah dan pupuk organik atau pupuk kandang yang sudah matang. Iris batang pisang, kemudian campur dengan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama. Aduk hingga seluruh bahan tercampur merata.
  • Masukkan campuran tersebut ke polibag atau wadah lain yang Anda gunakan. Masukkan media tanam hingga memenuhi ruang wadah tanam karena batang akan membusuk sehingga volume media tanam akan menyusut. Setelah itu, diamkan selama 1—2 minggu hingga media tanam benar-benar siap digunakan.
Baca Juga:  Langkah Mudah Merawat Tanaman Melinjo