Media Tanam yang Bagus untuk Menanam Melon

Pertanianku— Melon bisa tumbuh dengan baik menghasilkan buah yang besar nan manis jika ditanam di media tanam yang tepat. Media tanam melon harus gembur, subur, mengandung banyak unsur hara, porous, dan memiliki pH sekitar 5,8—7,2.

media tanam melon
foto: Pixabay

Media tanam yang ber-pH rendah atau kurang dari 5,8 dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, seperti kerdil dan daun tanaman menguning. Jika tanah yang Anda miliki masam, tanah tersebut harus diberi pengapuran terlebih dahulu.

Jika sudah diberi kapur tapi tetap rendah, gunakan kapur dolomit sebanyak 2—3 sendok makan atau sekitar 20—30 gram untuk 10 kg media tanam.

Melon tidak menyukai media tanam yang basah dan padat. Media yang padat bisa menyebabkan aerasi di dalam tanah menjadi terhambat dan mengakibatkan tanaman mengalami gagal berbuah.

Campuran media tanam yang bisa digunakan untuk menanam buah melon adalah tanah merah, pupuk kandang/kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 1:2:3. Seluruh bahan media tanam dicampur hingga rata dan dimasukkan ke pot.

Jenis tanah yang digunakan sebagai campuran media tanam sebaiknya mengandung banyak humus. Pupuk kandang yang bagus untuk digunakan adalah kotoran sapi karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman buah semusim seperti melon.

Pastikan pupuk tersebut sudah matang. Ciri-cirinya ialah kering dan tidak berbau. Anda juga bisa mengganti pupuk kandang dengan kompos yang terbuat dari daun tanaman yang sudah lapuk.

Sekam padi yang digunakan sebaiknya sekam yang sudah lapuk. Sekam berfungsi untuk membuat media tanam menjadi lebih porous dan tidak padat sehingga pertumbuhan akar bisa lebih optimal.

Setelah campuran media tanam sudah tersedia di dalam pot, berikan pupuk dasar berupa humic acid dan NPK. Pupuk dasar tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro dan makro tanaman di awal pertumbuhan.

Baca Juga:  Manfaat Kacang Sayur untuk Kesehatan Tubuh

Media tanam yang sudah diberikan pupuk dasar didiamkan selama lebih kurang dua minggu di lokasi terbuka. Hal tersebut bertujuan untuk membiarkan mikroorganisme di dalam pupuk kandang menguraikan unsur yang ada di dalam NPK sehingga kandungan nutrisinya bisa lebih mudah diserap oleh tanaman.

Menanam melon sebenarnya cukup mudah dilakukan jika Anda mengetahui budidaya melon yang benar. Dalam buku Budidaya Melon Unggul terbitan Penebar Swadaya dijelaskan berbagai cara menanam melon unggul dengan tepat. Untuk mendapatkan buku tersebut sebagai referensi, Anda bisa menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.


loading...