Media Tanam yang Tepat untuk Jambu Biji

Pertanianku Media tanam merupakan tempat untuk tanaman tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, media tanam yang digunakan harus tepat. Media yang baik untuk tanaman buah di pot (tabulampot) antara lain subur dan gembur, bebas dari hama dan penyakit, ringan agar mudah dipindahkan, mudah didapatkan, serta harganya terjangkau.

media tanam
foto: Pertanianku

Biasanya, media tanam terbuat dari campuran tanah, humus, kompos, pupuk kandang, pasir, sekam, arang, dan serbuk gergaji. Komposisi bahan-bahan yang digunakan berbeda-beda, bergantung pada kondisi dan kebutuhan.

Misalnya, ada pekebun yang menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan yang sama. Selain itu, ada juga yang menggunakan campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan sekam lapuk dengan perbandingan 1:2:3. Ada pula pekebun tabulampot menggunakan campuran pupuk kandang dan sekam padi dengan perbandingan 2:1.

Sekam berfungsi memperbaiki sistem aerasi dan drainase media tanam. Ada dua jenis sekam yang bisa digunakan, yaitu sekam bakar dan sekam mentah. Sekam bakar terbilang lebih gembur, tetapi mudah lapuk. Sementara itu, sekam mentah mudah mengikat air dan tidak mudah lapuk, tetapi cenderung miskin unsur hara.

Kompos merupakan sumber nutrisi untuk tanaman yang terbuat dari hasil fermentasi limbah-limbah organik. Oleh karena itu, kompos bertugas untuk memperbaiki kesuburan tanah.

Bahan media tanam lainnya yang bisa digunakan adalah pasir. Pasir berfungsi sebagia media semai benih, pertumbuhan bibit tanaman, dan media untuk membentuk perakaran pada setek batang. Pasir dapat menopang tanaman dengan baik serta menjaga tingkat aerasi dan drainase di dalam media tanam.

Tanah liat menjadi bahan media tanam yang memiliki kemampuan mengikat air dan zat hara yang sangat baik. Hal ini karena tanah liat memiliki pori-pori mikro yang jauh lebih banyak dibanding pori-pori makro.

Baca Juga:  Ubah Limbah Sabut Kelapa Jadi Pot Bunga

Bahan terakhir yang bisa Anda gunakan adalah humus. Bahan media tanam ini terbuat dari hasil pelapukan bahan organik yang dilakukan oleh jasad renik. Humus berfungsi membantu proses penggemburan tanah dan memiliki kemampuan daya tukar ion yang tinggi sehingga humus dapat menyimpan unsur hara.