Melakukan Pengolahan Dasar Kolam Nila


Pertanianku – Dasar kolam juga tak kalah pentingnya. Fungsinya pun sama dengan pematang, yakni sebagai penahan air. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat tumbuhnya pakan alami. Namun, kedua fungsi tersebut tidak berjalan stabil jika dasar kolam tidak diolah terlebih dahulu. Selama pemeliharaan, dasar kolam berupa tanah akan menjadi lembek. Kualitasnya akan memburuk akibat sisa pakan dan kotoran. Setelah proses pengeringan, pori-porinya akan terbuka akibat sinar matahari.

Lakukan Pengolahan  Dasar Kolam Nila

Salah satu tujuan pengolahan tanah adalah untuk memperbaiki struktur bagian tersebut. Sisa pakan dan kotoran selama pemeliharaan dapat menimbulkan racun bagi ikan sehingga pakan alami tidak dapattumbuh dengan baik. Meskipun telah melewati proses pengeringan, sebagian zat berbahaya itu hanya akan menguap pada permukaannya saja, sedangkan di lapisan bawahnya masih tersisa dan dapat mengganggu proses pemeliharaan selanjutnya jika tidak diolah terlebih dahulu.

Tujuan lain dari pengolahan dasar tanah adalah untuk menutup pori-pori tanah. Poripori tanah yang terbuka akibat sinar matahari dapat menimbulkan akibat lain, di antaranya tidak dapat menahan air secara optimal atau air akan merembes. Ketinggian air kolam tidak dapat bertahan lama. Pemupukan pun akan menjadi pekerjaan yang sia-sia. Kesuburan kolam menjadi rendah karena pakan alami akan ikut merembes terbawa aliran air.

Pengolahan dasar tanah dilakukan setelah pengeringan atau sebelum pembuatan kemalirdan kobakan. Cara yang paling baik adalah dengan menggali seluruh permukaan dasar tanah. Namun, penggalian tidak boleh terlalu dalam, cukup dibuat sedalam 5—10 cm. Penggalian dilakukan secara manual menggunakancangkul. Jika kolam sudah terlalu lama dibiarkan, dasar tanah harus dibajak. Setelah digali, tanah harus diratakan dengan posisi melandai ke arah kemalir.

 

Sumber: Buku 6 jurus sukses Pacu pertumbuhan nila panen 60 kg/m

 

loading...
loading...