Melihat Masa Depan Durian di Nusantara


Pertanianku – Dr. Reza Tirtawinata mengungkapkan banyak hal terkait pengelolaan durian di negeri ini, seperti yang dilansir dari hasil wawancara ekslusifnya bersama JITUNEWS.COM (11 Februari 2016). Sebagai salah seorang pakar durian nusantara, beliau mengungkapkan, bahwa maraknya durian impor yang membanjiri pasar-pasar dan supermarket, tidak lain dipicu oleh kurang berkembangnya pengelolaan durian dalam negeri. Indonesia seharusnya perlu prihatin, saat masyarakatnya lebih mengenal durian Monthong atau Musang King daripada durian lokal. Walaupun harga durian impor dibanderol cukup mahal, misalnya saja Musang King yang dihargai Rp400.000,00/kilogram, anehnya durian tersebut tetap laris manis dipasaran.

Manfaat Kesehatan Durian

Lantas, di mana sebenarnya durian lokal Indonesia yang unggul berada? “Durian lokal itu banyak sekali jenisnya dan ada yang lebih bagus kualitasnya daripada durian impor. Namun, karena belum dikebunkan secara komersial dalam skala besar, durian tersebut tidak pernah muncul di pasar.” Jelas Dr. Reza.

Nah, sekarang timbul pertanyaan durian unggul Indonesia mengapa tidak masuk ke supermarket. Durian unggul tersebut biasanya sudah diborong sebelum panen. Misalnya saja durian Hepe, durian favorit Bung Karno ini, memiliki biji yang kempes, kecil dan kadar alkoholnya tinggi, sehingga rasanya mantap. Sesaat sebelum panen, biasanya durian Hepe sudah laris manis dipesan pemborong. Oleh karena itu, durian unggul ini tidak pernah ditemukan di etalase supermarket atau di pasar-pasar.

Memang diperlukan upaya untuk mengenalkan durian unggulan nusantara kepada khalayak ramai. Diharapkan, bila masyarat Indonesia sudah mulai mencintai durian lokalnya, kelak banyak yang memelihara durian tersebut dalam skala komersial. Berkaca dari Thailand, perkebunan durian berkembang hingga 200 ribu hektar untuk satu varietas saja, semisal Monthong. Di Indonesia, perkebunan durian luasnya hanya ada 60 ribu hektar, itupun varietas yang ditanam beragam. Dengan kondisi demikian, akan sulit bagi durian unggulan Indonesia semisal durian pelangi untuk dapat bersaing dengan durian Monthong asal Thailand di etalase supermarket.

Baca Juga:  Sejuta Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan

Dalam salah satu upayanya mempopulerkan durian nusantara, Dr. Reza menginisiasi terbentuknya yayasan durian nusantara yang berfokus dalam pelestarian durian di Indonesia. Baru-baru ini juga, alumni IPB ini, membuat buku tentang durian yang bekerja sama dengan Penebar Swadaya. Buku yang berjudul, Durian tersebut, menyajikan pembahasan yang menarik. Selain itu buku tersebut menampilkan banyak varietas durian unggulan nusantara baik yang sudah terdaftar resmi maupun belum. Buku ini sengaja dibuat untuk memberi pengetahuan dasar tentang durian untuk pemula.

loading...
loading...