Melirik Bisnis Ternak Kelinci yang Semakin Menggeliat

Pertanianku — Bisnis ternak kelinci di Indonesia memang masih belum begitu populer. Sebagian masyarakat justru masih mengenal kelinci sebagai hewan peliharaan saja. Padahal, kelinci merupakan salah satu hewan ternak yang berpotensial untuk dikembangkan sejak maraknya isu penyakit flu burung dan antraks. Penasaran bagaimana potensi usaha ternak kelinci? Simak ulasannya di bawah ini.

ternak kelinci
foto: Pixabay

Nilai ekonomi

Harga jual kelinci hias di pasar lokal berada pada kisaran Rp100.000–Rp500.000 per pasang. Sementara itu, untuk anak kelinci konsumsi dihargai Rp30.000 per pasang dan kelinci potong dewasa dihargai Rp20.000 per ekor.

Di Malaysia, harga daging kelinci sekitar Rp125.000 per kg. Di Indonesia, harga daging kelinci berada pada kisaran Rp50.000–Rp75.000 per kg.

Mendapat dukungan dari pemerintah

Saat ini usaha ternak kelinci sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah. Kelinci bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mengatasi tingginya harga daging sapi. Jumlah peternak yang masih sedikit membuat usaha ternak ini tak hanya menggiurkan, tetapi juga masih terbuka lebar.

Kandungan kolesterol lebih rendah

Tahukah Anda, daging kelinci mengandung lemak dan kolesterol yang lebih rendah dibanding daging ayam, sapi, domba, dan babi. Kandungan lemak kelinci hanya sekitar 8 persen. Sementara itu, ayam, sapi, domba, dan babi masing-masing sekitar 12 persen, 24 persen, 14 persen, dan 21 persen.

Adapun kandungan kolesterol daging kelinci hanya sekitar 164 mg/100 gram, sedangkan daging ayam, sapi, domba, dan babi berkisar 220–250 mg/100 gram.

Lebih tinggi protein

Selain rendah kolesterol dan lemak, daging kelinci juga memiliki kelebihan berupa kandungan protein yang lebih besar. Kandungan protein daging kelinci mencapai 21 persen, sedangkan ternak lain hanya sekitar 17–20 persen.

Bisa diolah menjadi berbagai variasi produk

Baca Juga:  Jenis Ayam Hias yang Disenangi Orang Indonesia

Kelinci tidak hanya bisa dibuat menjadi satai atau sate, tetapi juga bisa dibuat menjadi abon, bakso, dendeng, gulai, kornet, sosis, dan lain-lain. Daging kelinci bisa dideferensiasikan menjadi berbagai produk olahan yang lezat dan sehat.

Cara beternak kelinci bisa Anda pelajari dengan mudah melalui buku Kelinci Potong. Buku ini dirancang sebagai panduan usaha pembibitan dan penggemukan. Anda bisa mendapatkannya dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.