Memahami Kandungan Dedak dan Bekatul untuk Pakan Ternak

Pertanianku Dedak dan bekatul sama-sama merupakan hasil penggilingan padi. Keduanya sama-sama sering digunakan sebagai bahan baku pakan ternak. Akan tetapi, tidak semua orang memahami kandungan kedua bahan ini untuk pakan ternak.

pakan ternak
foto: unsplash

Hasil penggilingan padi sendiri tidak hanya berupa padi. Padi merupakan hasil utama penggilingan, yakni sebanyak 65 persen. Selain itu, hasil penggilingan juga menghasilkan limbah berupa 23 persen sekam, 10 persen dedak dan bekatul, sisanya berupa kotoran.

Dedak padi dalam bahasa Inggris disebut sebagai rice bran. Dedak ini terdiri atas lapisan luar butiran padi dan juga lembaga biji. Bekatul disebut sebagai rice polish adalah lapisan sebelah dalam dari butiran padi dan termasuk bagian dari endosperm yang berpati.

Loading...

Perbedaan mencolok dari kedua jenis limbah hasil penggilingan ini adalah dedak didapatkan dari penyosohan padi yang pertama. Sementara, bekatul didapatkan dari tahapan penyosohan padi yang kedua.

Dedak dan bekatul ini umumnya tidak dibedakan dan menjadi satu. Anda dapat membeli keduanya sekaligus sebagai ‘dedak’ atau sebagai ‘bekatul’. Hal tersebut bukanlah masalah karena keduanya dapat digunakan sebagai pakan ternak bernutrisi yang baik bagi pertumbuhan hewan.

Persamaan dedak dan bekatul juga dapat dilihat dari kandungan nutrisinya. Kedua jenis pakan ini sendiri sebenarnya memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi ketimbang beras.

Dedak mengandung karbohidrat yang terdiri atas hemiselulosa, selulosa, pati, dan betaglukan. keduanya sama-sama mengandung asam lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, yakni palmitat, oleat, dan linoleat.

Minyak dedak mentah mengandung 3—4 persen wax dan 4 persen lipid yang tidak tersaponikasi. Sementara itu, dedak dan bekatul juga mengandung anti-oksidan berupa oryzanol dan vitamin E. Keduanya juga kaya akan kandungan vitamin B kompleks.

Baca Juga:  Resep Beef Yakiniku yang Lezat

Tak hanya itu, dedak dan bekatul juga mengandung banyak mineral esensial. Mineral tersebut antara lain zat besi, aluminium, magnesium, kalium, mangan, fosfor, dan seng. Dedak dan bekatul memiliki komposisi kandungan yang sama walaupun persentase tiap kandungannya berbeda.

 

Loading...
Loading...