Memahami Sistem Budidaya Akuaponik

PertaniankuUrban farming sedang menjadi tren yang diminati oleh masyarakat karena meningkatnya kesadaran hidup sehat demi menjaga kesehatan tubuh. Akuaponik merupakan salah satu teknik budidaya yang sedang digandrungi masyarakat karena dinilai dapat memberikan banyak keuntungan dalam satu instalasi, yakni sayuran dan ikan yang segar.

akuaponik
foto: pertanianku

Manfaat dari mengonsumsi makanan sehat memang baru akan dirasakan nanti setelah rutin mengonsumsinya. Oleh karena itu, pasokan bahan pangan yang sehat harus tersedia secara kontinu. Menanam serta menghasilkan pangan sendiri menjadi solusi jitu untuk menguatkan pangan keluarga, hal tersebut bisa dipenuhi melalui teknik akuaponik.

Akuaponik adalah sistem budidaya ikan (akuakultur) dan tanaman (hidroponik) yang dilakukan secara bersama-sama dalam sebuah ekosistem yang resirkulasi atau saling menguntungkan serta mengandalkan bakteri alami untuk mengubah kotoran dan sisa pakan ikan menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Artinya, akuaponik merupakan sistem budidaya yang dapat membuat ikan dan sayur tumbuh bersama.

Loading...

Dengan menggabungkan dua sistem budidaya, akan terjadi daur ulang limbah dari akuakultur menjadi input yang berguna bagi sistem hidroponik. Sistem ini sangat berguna untuk meminimalisir pembuangan limbah dari sistem akuakultur yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkannya. Oleh karena itu, teknik budidaya ini sangat ramah lingkungan, Anda bisa menjaga lingkungan sekaligus menghasilkan ikan dan sayuran yang segar.

Dalam sistem hidroponik, tanaman membutuhkan nutrisi agar dapat tumbuh optimal. Biasanya harga nutrisi tersebut cukup mahal. Dengan menggunakan air limbah yang sudah diubah menjadi nutrisi bagi tanaman, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli nutrisi bagi tanaman hidroponik. Sistem ini terbilang sangat mudah untuk dilakukan, Anda hanya perlu memahami teknik-teknik dasar pengelolaan.

Dengan mengembangkan teknik budidaya akuaponik, waktu serta lahan yang Anda miliki jauh lebih produktif karena bisa menghasilkan dua komoditas pangan sekaligus. Hasil yang dihasilkan termasuk bahan pangan organik karena mengandalkan bakteri alami untuk mengubah ammonia dalam air kolam ikan. Hal tersebut membuat bahan pangan menjadi bebas bahan kimia seperti pestisida dan tentunya jadi jauh lebih aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga:  Dampak Negatif dari Pestisida Kimia

 

 

 

Loading...
Loading...