Memancing Walet dengan Sarang Palsu


Pertanianku – Selain membunyikan suara rekaman dan penyajian pakan, pemanggilan walet juga dapat dilakukan dengan cara lain, di antaranya memberikan fasilitas sarang tiruan (palsu). Penggunaan sarang imitasi bertujuan agar walet cepat bersarang dan berkembang biak di dalam rumah walet.

Memancing Walet dengan Sarang Palsu

Sarang imitasi dapat dimanfaatkan untuk memancing walet maupun untuk menukar sarang walet asli.

  1. Keuntungan sarang palsu

Berikut ini beberapa keuntungan penggunaan sarang palsu.

1) Sarang palsu memberikan kemudahan bagi walet-walet muda yang produksi liurnya belum optimal. Sarang palsu tersebut akan digunakan oleh walet muda dengan cara melapisi bibir sarang dengan liurnya. Bukti ini dapat dilihat dari perilaku walet yang merebut sarang seriti.

2) Sarang palsu dapat menggantikan sarang lama yang tidak dapat digunakan karena beberapa penyebab dalam kondisi mendesak. Terkadang, dijumpai walet yang sarangnya hilang sehingga butuh sarang baru yang siap untuk menempatkan telur-telurnya. Sarang yang hilang itu disebabkan oleh teknis panen rampasan pada sebuah rumah, kerusakan, atau jatuh. Dengan adanya sarang palsu tersebut, burung yang jadwal bertelurnya sudah mendesak dapat menggunakan sarang palsu tersebut tanpa harus membuatnya dari awal

  1. Ragam sarang palsu

Bahan sarang palsu cukup beragam, di antaranya kain kertas, kertas karton, handuk atau plastik. Bahan kertas lebih banyak digunakan karena mudah dibentuk dan harganya pun relatif murah. Hanya dengan Rp 20.000,00, sebanyak 400 sarang palsu dapat dipasang. Keuntungan lain ialah bahan kertas yang empuk memudahkan walet dalam mencengkeramkan kukukukunya.

Sementara kelemahannya adalah tidak tahan terhadap air sehingga mudah lembek dan sobek. Sebaliknya dengan sarang dari plastik, terbilang mahal (kirakira Rp 35.000,00 per biji). Namun, sarang dari bahan ini relatif tahan di tempat yang lembab. Selain itu, sarang tiruan dari bahan plastik juga dapat dipakai berulang-ulang.

  1. Memasang sarang palsu
Baca Juga:  Tertarik untuk Ternak Ayam Kampung? Ikuti Langkah Mudah Ini!

Pemasangan sarang palsu ini dilakukan dengan cara menempelkannya di papanpapan sirip, baik di rumah walet yang masih kosong maupun yang sudah dihuni walet, tetapi populasinya belum besar. Pemasangan sarang palsu ini dibedakan menjadi dua, yaitu pemasangan untuk memancing walet dan untuk menukar sarang walet asli.

  • Sarang palsu untuk memancing walet

Sarang palsu sangat bermanfaat untuk memancing walet-walet agar datang ke rumah walet yang telah dibangun. Dengan penggunaan sarang palsu, ini diharapkan secepatnya walet bersarang dan berkembang biak di dalam sarang kertas yang telah dipasang.

Sarang palsu ditempelkan pada papan sirip yang paling strategis dengan menggunakan paku payung atau sejenisnya. Sarang palsu ini dipasang dengan jarak antarsarang 25—50 cm.

  • Sarang palsu untuk menukar sarang asli

Sarang palsu sangat efektif untuk menukar sementara dengan sarang asli walet di saat telur walet menetas. Saat telur menetas, anak/piyik walet dipindahkan dari sarang asli ke sarang palsu. Dengan demikian, sarang asli walet terhindar dari kotoran anak/piyik walet. Sarang walet yang bersih akan mempunyai harga jual yang tinggi.

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Walet

 

loading...
loading...