Membiarkan Ternak Berkeliaran di Jalan Raya, Peternak Ini Divonis 3 Bulan


Pertanianku — Peternak berinisial D (54) yang membiarkan ternak berkeliaran di jalan raya mendapat vonis 3 bulan dari Pengadilan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

ternak berkeliaran di jalan raya
Ilustrasi, Google Image

Vonis 3 bulan yang dijatuhkan pengadilan kepada warga Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pengaduan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar, Patta Bau.

“Vonisnya ditetapkan Selasa, 5 Desember 2017,” katanya dikutip dari Liputan6, Rabu (6/12).

Patta mengatakan, sidang kasus ternak berkeliaran di jalan raya itu mendapat perhatian serius dari masyarakat. Ratusan warga tampak antusias menonton saat sidang berlangsung, mulai dari agenda pemeriksaan saksi-saksi hingga putusan dibacakan oleh hakim.

“Kita berharap dalam sidang perdana kemarin dapat menjadi pembelajaran bagi peternak lainnya. Saya imbau agar dapat menjadi peternak yang baik,” ujarnya.

Dalam sidang, terdakwa inisial D terbukti secara sah melanggar ketentuan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 20 Tahun 2009 tentang Pemeliharaan Ternak.

“Terdakwa dijatuhi hukuman 3 bulan penjara dan menetapkan hukuman pidana tersebut tidak usah dijalani, kecuali jika di kemudian hari ada keputusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena terpidana melakukan tindak pidana sebelum masa percobaan selama satu tahun terakhir,” jelas Bili.

Sejalan dengan itu, pemilik ternak berinisial D menyatakan tidak akan mengajukan banding. Ia langsung meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang membiarkan ternak miliknya itu berkeliaran di jalan raya.

Aturan ketat tentang sanksi berat bagi pemilik ternak yang melanggar tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 20 Tahun 2009 tentang Penertiban Ternak.

“Tim penertiban terus aktif dan tak main-main dalam penegakan Perda tersebut,” kata Aiptu Hasan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Putabangun Kabupaten Kepulauan Selayar yang tergabung dalam tim penertiban ternak di wilayah Kelurahan Putabangun.

Baca Juga:  Industri Peternakan Australia Gunakan Teknologi Virtual Reality
loading...
loading...