Membuat Kompos Cair dari Sampah Dapur


Pertanianku – Bagi Anda para ibu rumah tangga ketika selesai memasak di dapur pastilah akan segera membuang sampah sisa sayuran bukan? Sebaiknya Anda mulai menghentikan kebiasaan tersebut mulai sekarang. Pasalnya, sampah dapur dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat lebih lho. Terlebih lagi bagi Anda ibu rumah tangga yang hobi berkebun. Pasalnya, sampah tersebut dapat diolah menjadi pupuk kompos cair.

Proses pembuatan pupuk organik alias kompos cair dari limbah dapur ini pun sudah dibuktikan MAN 1 Pekanbaru, Riau. Dikutip dari laman Tribun, guru Biologi MAN 1 Pekanbaru, Betri Maizarmis, mengatakan proses pembuatan kompos cair ini sangatlah sederhana.

“Anda cukup menyediakan ember bekas cat ukuran besar, kemudian bagian bawah samping wadah dilubangi dan dipasangi kran air. Fungsi kran ini mengalirkan kompos cair. Dalam wadah ditempatkan pipa telah dilubangi,” kata Betri.

Langkah selanjutnya adalah membuat ujung pipa menggantung dan tembus keluar samping atas. Limbah dapur cukup dimasukkan ke bekas wadah cat tersebut. Bersamaan, dimasukkan juga molases atau cairan bakteri. Cairan ini merupakan campuran antara EM4 dengan air gula merah.

“EM4 ini bisa didapatkan di toko pertanian. Sebelum dicampur dengan limbah dapur, EM4 dicampur dengan cairan gula merah untuk menghidupkan bakteri di dalam EM4 selama 24 jam,” ujarnya.

Lebih lanjut Betri menuturkan, bila tidak mendapatkan EM4, bisa diganti air cucian beras.

Setelah 24 jam, molases ini dicampurkan ke dalam wadah bersama limbah dapur dan 5 liter air. Setiap ada limbah baru, lanjut Betri, bisa dicampurkan. Masa produksi hingga kompos cair bisa diambil sekitar 30 hari. Pupuk organik cair yang berhasil, akan mengalir dari kran.

Pupuk ini bisa digunakan langsung untuk kebutuhan sendiri. Cara pakainya pun mudah. Anda cukup menyiramkan kompos cair ke tanah tempat tanaman tumbuh atau digunakan sebagai pupuk tanaman hidroponik.

Baca Juga:  Seperti Apa Ya Keunggulan Pupuk Organik dari Urine Kelinci?

Bagaimana, cukup mudah bukan mengolahnya?

loading...
loading...