Membuat Krispi Daging Lele

Pertanianku – Daging lele dapat diolah menjadi krispi dengan cara menggoreng sehingga teksturnya renyah dan rasanya gurih. Produk olahan ini dapat diolah dari dagingnya saja atau daging lele berikut tulangnya. Lele yang berukuran kecil memiliki tulang yang masih berupa tulang rawan sehingga bila digoreng akan menjadi renyah dan merupakan sumber kalsium bagi tubuh.

Membuat Krispi Daging Lele

Produk krispi daging lele dapat diolah dari filet ikan lele yang diiris menjadi lembaran tipis, atau dipotong kecil-kecil sehingga menyerupai kacang. Apabila diolah dengan tulangnya, lele dapat dipotong tipis-tipis sehingga berbentuk bulat seperti keripik pisang. Karena rasanya yang gurih dan tidak amis.

1. Bahan dan Peralatan

Bahan dan peralatan yang diperlukan untuk membuat krispi daging lele yakni sebagai berikut.

a. Bahan:

– Daging dari lele ukuran konsumsi sebanyak 2 kg

– Tepung beras 1 kg

– Tepung tapioka 50 g

– Soda kue 1 sdt

– Daun jeruk 20 lembar

– Kemiri 50 g

– Bawang putih 100 g

– Bumbu masak 1/2 sdt

– Minyak goreng 1 l

– Kantong plastik atau aluminium foil untuk bahan pengemasan

b. Peralatan:

– Peralatan untuk pembersihan dan pemfiletan berupa pisau, gunting, tang, talenan, dan baskom.

– Peralatan penggorengan berupa kompor gas, wajan penggorengan, dan wadah untuk penirisan.

– Wadah untuk pengemasan, timbangan, dan sealer.

2. Prosedur Pengolahan

Krispi lele yang berbentuk lempengan dapat diolah dari daging lele yang sudah dihilangkan kulitnya, kemudian dipotong sehingga menjadi lembaran yang tipis. Daging lele kemudian di-blanching dengan menggunakan air panas selama 1—2 menit dan dimasukkan ke dalam air es sehingga teksturnya menjadi kaku. Perlakuan blanching ini bertujuan agar daging yang digoreng tidak menggulung, tetapi berbentuk lembaran yang rata. Sementara bumbu-bumbu seperti kemiri, daun jeruk, bawang putih, garam, dan bumbu masak ditambah dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender. Larutan bumbu kemudian ditambahtepung beras agar membentuk adonan yang kental. Daging lele selanjutnya dicelupkan (di-batter) ke adonan bumbu, kemudian dilumuri kembali dengan tepung beras yang sudah dicampur dengan tepung tapioka, soda kue, dan MSG.  Formulasi tepung beras yang digunakan untuk melumuri daging lele adalah 1.000 g tepung beras, 50 g tepung tapioka, dan 1 sendok teh soda kue.

Baca Juga:  Jenis Cumi-cumi yang Ada di Indonesia

Daging lele kemudian digoreng dengan minyak yang panas sampai kering. Untuk mendapatkan krispi daging lele yang renyah penggorengan dilakukan dua kali. Sebelum digoreng kembali krispi daging lele yang sudah digoreng 1 kali didiamkan semalam atau ditunggu sampai dingin, kemudian digoreng kembali dengan menggunakan minyak yang panas sehingga diperoleh krispi daging lele yang berwarna agak putih dan tekstur yang renyah.

Krispi daging lele dapat disalut dengan bumbu balado sehingga warna dan tampilannya lebih menarik. Untuk membuat krispi daging lele bumbu balado, daging lele digoreng dengan menggunakan bawangputih dan garam saja. Sementara itu, bumbu balado dibuat dari cabai merah, gula pasir, bawang putih, asam jawa, dan garam. Cabai merah direbus, dihancurkan dengan blender sambil menambahkan air, kemudian disaring. Air cabai yang berwarna merah direbus dengan gula pasir dan bumbu lainnya sampai kental. Krispi daging lele kemudian dimasukkan ke dalam bumbu balado yang sudah kental sambil diaduk sehingga warna merah merata. Krispi daging lele bumbu balado didinginkan kemudian dikemas dengan kemasan dan diberi label yang menarik.

 

Sumber: Buku Aneka Produk Olahan Lele

 


loading...