Membuat Minyak dari Tanaman Melati

Pertanianku – Tanaman melati dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi pada ketinggian 10—1.600 m dpl. Meskipun demikian, tiap jenis melati mempunyai daya adaptasi tersendiri terhadap lingkungan tumbuh. Melati putih (Jasminum sambac) ideal ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl, sedangkan melati Star Jasmine (J. multiflorum) dapat beradaptasi dengan baik hingga ketinggian 1.600 m dpl.

Melati

Pengembangan budi daya melati paling cocok di daerah yang cukup mendapat sinar matahari. Tanaman melati umumnya tumbuh subur pada jenis tanah podsolik merah kuning (PMK), latosol, dan andosol. Tanaman melati membutuhkan tanah bertekstur pasir sampai liat, aerasi dan drainase baik, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik. Derajat keasaman tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman ini adalah 5—7.

Loading...
  1. Bahan baku

Bahan baku terbaik berasal dari bunga melati berumur satu hari menjelang mekar. Pemanenan bunga sebaiknya dilakukan pada malam hari untuk memperlambat proses penguapan yang dapat mematikan sel bunga.

  1. Persiapan bahan baku

Pisahkan mahkota bunga (petal) melati dari tangkai dan kelopak bunganya. Selanjutnya, letakkan petal di wadah penampung yang bersih agar terhindar dari kotoran yang dapat mencemari lemak pada saat ekstraksi. Petal siap untuk diekstrak.

  1. Proses pembuatan minyak

Proses pembuatan minyak melati hendaknya dilakukan pada malam itu juga, yaitu setelah proses pemanenan dan sortasi. Adapun proses ekstrak minyak asiri dari bunga-bungaan yaitu menggunakan metode lemak dingin.

Mula-mula, siapkan lempeng kaca setebal 1—2 cm. Bersihkan lempeng kaca tersebut hingga terbebas dari debu dan kotoran lainnya. Selanjutnya, olesi permukaan kaca dengan lemak secara merata. Lemak ini berfungsi sebagai penyerap minyak asiri (adsorber) dan adsorber yang paling baik daya serapnya yaitu “shortening snow white”.

Baca Juga:  Fakta Menarik Buah Jeruk Bali, Efektif Menurunkan Kadar Lemak

Setelah permukaan kaca diolesi lemak, taburkan petal bunga melati di atas lapisan lemak tersebut secara merata. Usahakan agar tidak ada petal yang menumpuk karena adsorbsi hanya terjadi pada petal yang mengalami kontak langsung dengan lemak. Selanjutnya, masukkan lempeng kaca, lemak, dan petal bunga melati ke dalam rak tertutup dan biarkan hingga sehari. Keesokan harinya, petal lama dapat diganti dengan petal baru. Saat penggantian, usahakan agar lemak yang terbawa pada petal lama sedikit mungkin.

Pomade melati yang dihasilkan kemudian dipisahkan dari kaca dan diletakkan dalam wadah pelarut. Wadah pelarut bisa menggunakan botol kaca yang tidak mengikat atau menyerap larutan. Selanjutnya, larutkan pomade dengan alkohol panas dan aduk hingga homogen.

Larutan homogen tersebut selanjutnya disimpan dalam lemari pendingin hingga beku. Setelah beku, peras dan saring bekuan larutan hingga diperoleh larutan minyak bening. Buang ampas atau lilinnya. Langkah terakhir, evaporasi larutan jernih tersebut pada suhu rendah sehingga diperoleh absolute minyak melati.

 

Sumber: Buku Memproduksi 15 Minyak Asiri Berkualitas

Loading...
Loading...