Membuat Rak Pembibitan Untuk Berhidroponik


Rak Pembibitan

  1. Kaki meja

Kaki meja untuk meja rak pembibitan dibuat dari pipa pralon 2,5 inci. Pipa pralon dipilih karena kuat dan tahan lama. Rangka dari bambu atau kayu mudah rapuh karena dapat diserang rayap. Bahan dari rangka baja atau galvanis kuat, tetapi mahal. Sebaiknya, lubang pralon diberi besi supaya kuat ketika menyangka meja rak. Kaki-kaki meja dicor semen supaya kuat.

Kaki meja dipasang secara vertikal setinggi 70 cm. Rak setinggi ini cukup nyaman bagi karyawan saat melakukan pembibitan. Adapun sudut elevasi meja 2—5% atau sekitar 65 cm. Tujuan dibuat elevasi agar air bisa mengalir dengan baik dari tempat yang tinggi ke yang rendah. Untuk menopang empat rak talang, dibutuhkan delapan rangkaian kaki meja. Sebanyak dua tiang penyangga dirangkaikan dengan pipa pralon panjang 80 cm di bagian atas. Adapun penyambungan pipa pralon diperlukan elbow.

  1. Rak talang

Rak talang terbuat dari talang sepanjang 4 m dan lebar 15 cm. Di bagian ujung ditutup dengan penutup talang. Untuk pembibitan, tidak diperlukan penutup talang bagian atas, seperti halnya talang pembesaran. Media tanam bibit dalam rak talang pembibitan memakai rockwool

  1. Pipa distribusi

Terbuat dari pipa pralon 1,5 inci yang dipasang di bagian bawah talang, “melekat” dengan kaki meja. Agar menempel erat di kaki meja, pipa diikat empat tali plastik di sepanjang pipa distribusi. Bagian ujung di setiap talang yang letaknya lebih tinggi disambung dengan dua buah selang untuk mengalirkan nutrisi yang berasal dari pipa distribusi. Sementara itu, di bagian ujung talang lain yang letaknya lebih rendah dibuat lubang (atau tidak dipasang penutup talang) untuk mengalirkan air nutrisi, masuk ke bak penampung.

  1. Selang plastik
Baca Juga:  AS Punya Apel Hasil Rekayasa Genetik

Selang plastik berukuran 3 mm dan berwarna bening atau hitam. Panjang selang sekitar 20 cm. Salah satu ujung selang dimasukkan ke dalam pipa distribusi, sedangkan ujung lain dimasukkan ke penutup talang. Setiap talang terdapat dua selang plastik.

  1. Kran aliran

Setiap pipa distribusi dipasang kran yang berfungsi sebagai pembuka atau penutup aliran air nutrisi. Jika kran diputar ke kanan (ke bawah), tuas kran akan sejajar dengan pipa pralon untuk membuka aliran sehingga air nutrisi mengalir ke talang. Sebaliknya, kran diputar ke kiri (atas) dengan tuas kran bersilangan dengan pipa pralon jika talang kosong, tidak dipakai untuk produksi sayuran. Selang plastik pun dicabut dari lubang yang ada di penutup talang jika tidak dipakai.

  1. Lantai

Lantai pembibitan beralas tanah. Rumput yang tumbuh di lantai dibiarkan dan dipangkas secara berkala agar rapi. Rumput yang dibiarkan dapat menjadi sasaran makanan serangga sehingga tidak menyerang sayuran yang tumbuh di atasnya.

  1. Sprinkle

Instalasi pengabutan dapat dibuat sendiri. Keuntungannya adalah dapat menjaga kelembapan. Jumlah air sangat terkendali sehingga tidak ada risiko kelebihan air yang berbahaya bagi bibit sayuran atau tetesan air tidak menyebabkan bibit mengalami dumping off.

 

Sumber: Buku Hidroponik Sayuran

loading...
loading...