Memilih Pot Untuk Budidaya Tomat


Pertanianku – Pemilihan pot yang tepat menjadi modal awal bagi pertumbuhan tanaman. Pot yang digunakan bisa dipilih dengan memanfaatkan barang atau wadah yang tidak terpakai. Namun, sebelum digunakan, wadah tersebut harus dibersihkan untuk menghindari kontaminasi dari zat yang mengisi wadah tersebut. Beragam pot bisa digunakan sebagai wadah untuk menanam tomat, di antaranya pot plastik, pot keramik, pot tanah liat, pot kayu, polibag, dan wadah bekas.

Pemeliharaan Tanaman Tomat

  1. Pot plastik

Pot plastik memiliki sifat kedap air. Pot ini sering digunakan untuk menanam tomat karena bahannya yang ringan dan harganya yang relatif murah. Namun, umumnya pot plastik tidak tahan lama.

  1. Pot keramik

Pot ini memberikan kesan indah, anggun, dan menarik. Biasanya, pot ini digunakan sebagai pot sekunder, tidak langsung berhubungan dengan media tanam. Untuk keperluan ini, biasanya pot keramik digunakan ketika tanaman tomat akan dipajang di teras rumah sehingga memberikan kesan mewah pada ruangan. Namun, pot ini jarang digunakan untuk menanam tomat karena harganya yang mahal dan bobotnya yang relatif berat. Dilihat dari sifatnya, pot ini cenderung kedap air, kedap udara, dan tidak porous.

  1. Pot tanah liat

Pot dari tanah liat cenderung memiliki sifat yang porous karena memiliki lubang pori-pori. Oleh karena itu, dinding pot ini mudah dilewati udara dan air. Keunggulan lain dari pot ini adalah relatif murah. Namun, pot ini mudah mengalami retak-retak. Bila terkena kotoran, pot ini juga susah untuk dibersihkan.

  1. Pot kayu

Pot kayu umumnya dibuat sendiri dari bahan sisa kayu yang sudah tidak terpakai lagi. Sifat dari pot ini memiliki aerasi dan drainase yang tinggi sehingga mampu menciptakan lingkungan mediatanam yang baik bagi tanaman. Namun, umumnya pot ini kurang bisa bertahan lama karena bila berhubungan dengan media langsung akan cepat rusak.

  1. Polibag
Baca Juga:  Dahsyatnya Manfaat Belimbing Wuluh untuk Atasi Berbagai Penyakit

Polibag merupakan kantong plastik berbentuk segi empat, umumnya berwarna hitam, tetapi ada juga yang berwarna biru atau putih. Umumnya polibag digunakan untuk menyemai tanaman, tetapi kini dengan ukuran yang beragam, polibag juga bisa digunakan seperti halnya pot pada umumnya. Ada banyak ukuran polibag, tetapi biasanya dibedakan menjadi dua jenis ukuran, yaitu ukuran kecil dan ukuran besar. Untuk polibag ukuran kecil memiliki lebar 10—14 cm, sedangkan ukuran besar lebar 15 cm ke atas.

  1. Wadah bekas

Beberapa contoh wadah bekas yang dapat digunakan adalahkaleng biskuit bekas, sisa galon air mineral, ember tak terpakai, dan  drum bekas senyawa kimia. Wadah favorit yang paling baik dan sering menjadi pilihan para hobiis adalah wadah dari belahan drum bekas. Sebelum digunakan, sebaiknya wadah bekas dibersihkan sehingga terbebas dari bibit penyakit.

 

Sumber: Buku Bertanam Tomat dalam Pot

 

loading...
loading...