Mempelajari Agroekologi Jambu Air

Pertanianku – Jambu air dapat tumbuh di semua jenis tanah pada ketinggian dataran rendah sampai 1.000 m dpl dengan pH 5—6,5. Tanaman lebih baik tumbuh di daerah yang beriklim basah dengan curah hujan 1.000—3.000 mm/tahun. Di daerah yang beriklim kering, tanaman akan tumbuh merana dan berbuah sedikit. Tanaman lebih baik tumbuh di lahan yang terbuka, tidak tahan terhadap kekeringan dan naungan berat. Umumnya tanaman berbunga dua kali setahun, yaitu bulan Juni—Juli dan Agustus—September. Dua bulan setelah antesis (bunga mekar), buah sudah dapat dipanen. Pada musim hujan tanaman berbuah lebat, tetapi rasa buah kurang manis akibat banyak air.

jambu air 2

Jambu air diperbanyak dengan biji, cangkok, dan okulasi. Namun, kebanyakan petani menggunakan bibit cangkok. Tanaman mudah sekali dicangkok, selang 1,5—2 bulan cangkokan sudah mulai berakar dan dapat ditanam. Jambu unggul biasanya diperbanyak dengan okulasi menggunakan batang bawah jambu mawar atau gowok yang tumbuhnya kekar.

Sumber:  Buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah

 

Baca Juga:  Slug, Hama Stroberi pada Musim Hujan yang Membuat Petani Pusing

loading...