Mempelajari Agroekologi Rambutan


Pertanianku – Tanaman tumbuh dan berbuah baik di dataran rendah hingga ketinggian  500 m dpl dengan tipe iklim basah. Curah hujan 1.500—3.000 mm/tahun. Tanah yang gembur dan subur lebih disenangi. Tanaman ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4—6,5. Suhu udara 22—35o C. Tipe tanah latosol kuning sangat disenangi.

rambutan 2Hembusan angin yang kering, biasanya di pantai, dapat menyebabkan tepi-tepi daun berwarna kecokelatan seperti terbakar. Namun, untuk merangsang pembungaan diperlukan musim kemarau (kering) antara 3—4 bulan. Hujan yang jatuh pada saat tanaman sedang berbunga menyebabkan banyak bunga berguguran dan mendorong timbulnya serangan penyakit mildu tepung (Oidium sp.). Bila kemarau berkepanjangan, buah menjadi kurang berisi (kerempeng) dan bijinya tidak berkembang (kempis, rudimenter).

Sumber genetik rambutan adalah Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan. Berbagai spesies liar terdapat di pedalaman Kalimantan Timur. Kini, rambutan menyebar ke Filipina, Thailand, Vietnam, dan negara tropik lainnya.

Sumber:  Buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah

Baca Juga:  Tips Menanam Jeruk Madu di Perkarangan Rumah