Menanam Asparagus di Pekarangan Rumah

Pertanianku — Asparagus telah sejak lama menjadi salah satu bahan makanan. Tak hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga berbagai kandungan nutrisinya yang menyehatkan bagi tubuh. Tanaman ini tidak berasal dari Indonesia. Namun kini, Anda bisa menamam asparagus di pekarangan rumah.

menamam asparagus di pekarangan
Foto: pexels

Cara menanam asparagus dimulai dari bibit crown. Bibit ini diperoleh dari tanaman asparagus jantan yang telah dibibitkan secara khusus. Crown disemaikan terlebih dahulu di persemaian. Hal ini dilakukan hingga tinggi bibit mencapai 50 cm.

Jika sudah, bibit siap ditanam di lubang sedalam 20—30 cm. Lahan penanaman tersebut telah terlebih dahulu diolah dan dibuat parit dengan jarak 1—1,5 meter. Parit sebaiknya dibuat menghadap ke arah timur-barat. Hal ini dilakukan untuk menghadapkan tanaman pada sinar matahari.

Loading...

Parit diisi pupuk kandang sebanyak 30 ton tiap satu hektare lahan. Bibit diberi pupuk kandang pada jarak 30—50 cm. Jika sudah, tanaman kemudian ditimbun dengan campuran tanah dan pupuk kompos matang. Hal tersebut dilakukan hingga tiap baris tanaman membentuk gundukan setinggi 40 cm.

Pemeliharaan tanaman dilakukan dengan berbagai cara. Pendangiran, penyiangan gulma, pemupukan, pemangkasan tunas batang, dan pemberantasan hama dan penyakit harus selalu dilakukan.

Ciri rebung asparagus yang sehat dan bermutu tinggi antara lain bagian rebung akan berwarna putih panjang. Selain itu, sisik pada rebung asparagus sedikit dan tidak berserat. Asparagus dengan kualitas baik akan tumbuh pada kondisi tanah yang gembur, subur, dan tanamannya sehat.

Pemupukan lahan dilakukan selepas panen. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang dan pupuk buatan. Pupuk buatan sendiri diberikan bila tanaman telah berumur satu bulan. Cara pemberian pupuk buatan dengan dilingkarkan pada tanaman.

Baca Juga:  Ekspor Talas Tembus ke Jepang, Sulsel Tingkatkan Produksi

Penyiangan dilakukan agar tanaman asparagus bebas dari gulma. Selain itu, satu tanaman gulma hanya diperbolehkan tumbuh dua hingga tiga tunas tiap rumpunnya.

Hama yang biasa menyerang adalah penggerek batang kumbang merah, pemakan daun serta perenggek rebung kumbang biru, kutu sisik, dan kutu putih. Sementara, penyakit yang biasa menyerang asparagus disebabkan oleh cendawan Stemphyllium sp. dan jenis cendawan lainnya.

Rebung asparagus dapat dipanen setelah berumur 8—18 bulan dari saat pertama kali ditanam. Biasanya, akan terdapat 3—5 tunas rebung tiap rumpunnya. Cara memanen asparagus adalah dengan menggali gundukan dengan pacul dengan hati-hati. Penggalian ini bisa serentak ataupun selektif. Lalu, rebung diangkat dan dicuci dengan air dingin. Asparagus yang sudah dipanen siap dikemas. Satu hektare lahan mampu menghasilkan panen hingga 2—5 ton.

Selain asparagus, Anda juga bisa menanam berbagai tanaman sayur lain. Cara bertanam tanaman sayur di pekarangan rumah bisa Anda baca di Bertanam Sayuran Daun & Umbi.

Loading...
Loading...