Menanam Brokoli Secara Hidropnik


Pertanianku — Brokoli adalah tanaman sayur dari keluarga Brassicaceae dengan batang lunak. Tanaman yang banyak mengandung gizi ini diduga datang dari Eropa. Budidaya tanaman brokoli bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu hidroponik. Menanam brokoli secara hidroponik tidak memerlukan tanah sebagai media tanamnya.

menanam brokoli secara hidroponik
Foto: Pixabay

Jika Anda tertarik dan ingin menanam brokoli secara hidroponik, berikut ini panduannya yang bisa Anda tiru untuk menanam brokoli di halaman rumah.

Pertama-tama, lahan dibersihkan dari gulma, tanahnya diratakan, tata botol untuk media budidaya di atas tanah rata tadi. Kemudian, pilih bibit jenis unggul, bebas hama dan penyakit, tidak cacat, tenggelam sewaktu direndam air, serta bersih dari kotoran.

  1. Penyemaian

Satu per satu benih dimasukkan ke polybag kecil yang berukuran 8 × 10 sentimeter. Media penyemaian berupa campuran pupuk kandang dan tanah halus dengan perbandingan 1: 2 sebanyak 90%. Media semai sebaiknya disterilkan terlebih dulu dengan mengukusnya pada suhu udara berkisar 55—100°C selama 30—60 menit, lalu diangin-anginkan.

  1. Pembibitan

Pada masa perkecambahan, brokoli jangan terkena sinar matahari berlebihan. Buka persemaian setiap pagi hingga pukul 10.00 dan sore harinya mulai jam 15.00. Tutup naungan ketika turun hujan untuk mencegah curahan air hujan yang bisa merusak bibit.

Cegah dan berantas hama serta penyakit yang menyerang biji yang belum tumbuh dan tanaman muda dengan menggunakan fungisida dan insektisida.

  1. Penanaman

Lakukan penanaman pada media sekam. Lakukan penanaman saat pagi atau sore hari sebelum matahari terik. Setiap botol ditanami satu tanaman brokoli.

  1. Pemeliharaan tanaman

Saat penyemaian, lakukan penjarangan satu kali, yakni ketika berumur 10—15 hari. Jika bibit disemai pada polybag, maka tidak perlu dilakukan penjarangan. Lakukan penyiangan secara hati-hati. Lakukan penyiangan itu sebelum pemupukan dan bertepatan dengan penggemburan tanah saat tanaman berusia 7—10 hari, 20 hari, dan 30—35 hari supaya tidak merusak sistem perakaran tanaman.

Baca Juga:  Strategi Khusus Pasarkan Sayur Organik

Lakukan perempalan cabang/tunas samping sedini mungkin untuk memelihara pertumbuhan tanaman induk supaya terpusat pada penyusunan bunga. Gunakan penanganan secara fisik jika masih dalam jumlah kecil. Gunakan pestisida jika cara fisik telah tidak dapat mengatasinya.

  1. Panen

Lakukan pemanenan jika massa bunga sudah padat dan mencapai ukuran maksimal, namun kuncup bunga belum tumbuh.

Panen biasanya dilakukan pada umur 2—3 bulan, tergantung varietasnya. Cara panenya, yaitu dengan memotong tangkai bunga, sebagian batangnya, dan daun-daunnya dengan panjang 25 sentimeter. Kumpulkan brokoli di tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung supaya laju respirasi menurun.

loading...
loading...