Menanam Jeruk Nagami di Pot, Tanaman Buah Sekaligus Tanaman Hias

Pertanianku — Jeruk nagami atau Nagami kumquat merupakan buah jeruk berukuran mini dan bisa dimakan langsung berikut kulitnya. Meski terlihat aneh karena dimakan langsung bersama kulitnya, buah jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar. Ternyata, cara menanam jeruk nagami terbilang cukup mudah dan bisa dijadikan sebagai tanaman hias di pot.

menanam jeruk nagami
foto: unsplash

Jeruk nagami sering dijumpai di perayaan hari besar Cina, seperti Imlek, karena jeruk ini memang berasal dari daerah tersebut. Nagami dapat tumbuh baik di daerah dengan kemiringan kurang dari 30°, ketinggian tempat berkisar 300—800 m dpl, dan suhu antara 25—30°C. Agar bisa berbuah, jeruk membutuhkan musim hujan yang berlangsung selama 5—9 bulan.

Pada musim hujan, kondisi tanah di sekitar area perkebunan menjadi lebih lembap sehingga proses pembentukan buah dan bunga bisa berlangsung sempurna. Jeruk mini yang menyegarkan ini tidak menyukai naungan.

Jenis tanah yang disukai oleh jeruk mini nan manis ini adalah lempung hingga lempung berpasir, mengandung humus, serta tata air dan udara yang baik. Derajat keasaman tanah yang cocok sekitar 5,5—6,5 dengan pH optimum 6.

Bibit jeruk nagami bisa Anda perbanyak sendiri atau beli langsung di toko. Pastikan bibit jeruk yang ditanam berkualitas agar mampu menumbuhkan tanaman yang berbuah lebat.

Sebelum menanam jeruk nagami di pot, Anda harus mempersiapkan beberapa alat dan bahan seperti pot, media tanam, gunting, sekop, dan gembor atau penyiram tanaman. Berikut ini langkah-langkah menanam jeruk nagami di pot.

  1. Masukkan media tanam berupa campuran tanah gembur dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1 ke pot hingga mendekati bibir pot.
  2. Gunting polibag yang masih menempel pada media tanam bibit. Keluarkan bibit beserta media tanamnya secara perlahan.
  3. Buatlah lubang tanam seukuran media yang melekat pada bibit. Tempatkan bibit di pot.
  4. Siram bibit hingga media tanam menjadi lembap.
  5. Simpan bibit di tempat yang teduh hingga bibit mengeluarkan tunas-tunas baru. Setelah itu, pindahkan ke tempat yang terpapar sinar matahari.
Baca Juga:  Kenal Lebih Dekat dengan Apel Sebagai Buah Penurun Kolesterol