Menanam Rumput Gajah Sebagai Pakan Sapi Ternak

Pertanianku — Salah satu cara menghemat biaya pakan adalah dengan mendapatkan sumber pakan dari lingkungan sekitar. Rumput gajah menjadi pakan hijauan yang digemari oleh ternak. Bagi Anda yang melakukan ternak sapi di dataran rendah, Anda bisa sembari menanam rumput gajah untuk menghemat biaya pakan.

menanam rumput gajah
foto: http://cybex.pertanian.go.id/

Rumput gajah relatif mudah ditanam karena tahan terhadap lingkungan, responsif terhadap pemupukan, dan menghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Rumput ini memiliki sistem perakaran yang kompak dan tumbuh merumpun. Rumput juga akan terus menghasilkan anakan jika dipangkas secara teratur.

Salah satu kelebihan menanam rumput gajah adalah pertumbuhan yang relatif cepat. Rumput gajah juga mampu menghindari erosi karena peranan daun dan perakaran yang kuat. Jika ditanam dalam satu lahan dengan pola tumpang sari, rumput gajah dapat berperan menjadi penangkal angin karena rumput dapat tumbuh tinggi hingga 2 m.

Loading...

Menanam rumput gajah dapat dilakukan dengan bibit yang berupa potongan batang (setek) atau sobekan rumpun (poes). Setek berasal dari batang yang sehat dan sudah tua dengan panjang setek sekitar 20—25 cm (2—3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata). Sementara, bibit yang berasal dari sobekan rumpun, sebaiknya pilih rumpun yang sehat, banyak mengandung akar, dan memiliki calon anakan baru.

Sobekan yang akan ditanam harus dipangkas terlebih dahulu untuk menghindari penguapan yang tinggi sebelum sistem perakaran dapat aktif menghisap air. Sebelum menanam rumput gajah, bersihkan lahan dari sisa akar tanaman lain atau bebatuan. Olah lahan dengan membalik tanah menggunakan cangkul. Pengolahan lahan sebaiknya dilakukan pada akhir musim kemarau atau awal musim hujan.

Buatlah guludan memanjang dan pada guludan tersebut buatlah lubang-lubang tanam dengan jarak tanam 60 cm × 100 cm. Tanam bibit di dalam lubang tersebut, dalam 1 hektare Anda membutuhkan 17.000 bahan setek.

Baca Juga:  Pentingnya Memahami Kandungan Pakan Sapi yang Diberikan

Pupuk yang bisa digunakan adalah pupuk yang mengandung fosfor dan kalium seperti DS dan ZK. Pupuk diberikan dua kali dalam satu tahun, yakni pada waktu pengolahan tanah dan 6 bulan setelah masa tanam. Anda juga bisa menggunakan pupuk kandang dengan dosis 400 kuintal/hektare/tahun. Pupuk kandang diberikan pada saat pengolahan tanah dan setelah pemotongan.

Panen dapat dilakukan berulang kali jika dilakukan dengan pemotongan yang benar. Pemotongan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 60 hari setelah penanaman. Pemotongan selanjutnya dapat dilakukan setiap 40 hari pada musim hujan dan 60 hari pada musim kemarau.

Pemotongan sebaiknya dilakukan dengan meninggalkan 10 cm bagian dari permukaan tanah. Jika pemotongan dilakukan hampir seluruh bagian tanaman, dapat menyebabkan pertumbuhan rumput menjadi lambat. Sisa pemotongan yang terlalu panjang akan menyebabkan hanya tunas batang yang berkembang, sedangkan jumlah anakan akan berkurang.

 

Loading...
Loading...