Menanam Tanaman Hias dengan Teknik Hidroponik

PertaniankuMenanam tanaman hias dengan metode hidroponik saat ini bukanlah menjadi suatu hal yang baru di masyarakat. Sudah ada banyaknya orang yang telah membudidayakan tanaman organik dengan menggunakan metode. baik digunakan sebagai bisnis, atau orang yang baru mengenal metode hidroponik.

Menanam Tanaman Hias dengan Teknik Hidroponik

Kata hidroponik itu sendiri terdiri dari 2 kata, yaitu hydro yang memiliki makna air, dan ponos yang berarti tenaga bekerja.

Loading...

Jika kedua kata tersebut digabungkan, maka hidroponik berarti teknik penanaman yang menggunakan metode, dan media tanam berupa air yang di dalamnya telah terdapat nutrisi larut tanpa harus menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Maraknya penggunaan metode hidroponik dikarenakan media tanamnya yang tidak sulit untuk didapatkan, dan tidak memerlukan tempat yang luas.

Dengan menanam tanaman menggunakan metode hidroponik, maka akar tanaman akan lebih sehat dan cepat tumbuh dibandingkan dengan menggunakan media tanam yang berupa tanah.

Khusus untuk tanaman hias, ada pula jenis tanaman hias yang ditanam dengan menggunakan metode hidroponik. Berikut beberapa jenis tanaman hias yang dibudidayakan dengan teknik hidroponik.

  1. Suplir

Tanaman suplir memiliki nama lain yaitu adiantum, Suplir merupakan tanaman hias yang cukup bagus untuk ditanam dengan menggunakan metode hidroponik.

Tanaman ini memiliki daunnya yang cukup kecil dan memang membutuhkan tempat yang lembap, maka metode seperti ini justru dapat membuatnya tumbuh subur ketika menggunakan teknik hidroponik.

Selain itu, metode hidroponik juga tidak membutuhkan banyak cahaya matahari, sehingga Anda dapat menempatkannya di tempat yang tertutup.

2. Anggrek

Pada umumnya, anggrek memang ditanam di media tanam berupa sekam atau arang lembap, namun bukan berarti Anda tidak dapat menanamnya dengan menggunakan metode hidroponik.

Untuk merealisasikannya Anda hanya perlu memindahkan tanaman anggrek ke wadah yang memiliki pori yang sudah berisikan nutrisi. Fungsi dari media ini adalah untuk menahan air yang mungkin dapat diserap oleh akar tanaman dan disebarkan ke seluruh batang, daun dan bunganya.

Baca Juga:  Khasiat Bambu Kuning untuk Mengobati Kolesterol dan Hepatitis
Loading...
Loading...