Mencegah dan Mengatasi Busuk Cabang pada Cabai Saat Musim Hujan

Pertanianku Busuk cabang merupakan penyakit yang dapat menyerang pohon cabai hingga mengganggu tingkat produktivitas pohon. Akibatnya, hanya sedikit buah yang dapat dipanen sehingga menimbulkan kerugian bagi para petani.

busuk cabang
foto: pertanianku

Penyakit busuk cabang kerap ditemui oleh petani pada saat masuk musim hujan. Tanaman yang terkena busuk cabang ditandai dengan adanya percabangan yang berwarna cokelat kehitaman dan meluas sangat cepat. Jika dibiarkan, penyakit ini dapat membunuh tanaman.

Penyakit tersebut biasa disebut dengan Phytophthora capsici. Penyakit ini memang sering menyerang pohon cabai di musim hujan. Penyebab infeksi dari penyakit ini harus segera diatasi. Sebab, saat terkena air hujan yang turun mengenai tanaman yang sakit, penyakit ini sangat mudah menyebar.

Loading...

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah serta mengatasi jika tanaman Anda terkena penyakit busuk cabang.

Atur jarak tanam

Sebaiknya, gunakan jarak tanam sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Tanaman yang terlalu rapat dapat menyebabkan penyebaran penyakit jadi lebih mudah. Gunakan jarak tanam minimal 60 cm × 70 cm. Gunakan pola tanam secara zig-zag atau segitiga, agar sirkulasi udara di lahan perkebunan lancar. Sirkulasi udara yang lancar akan mengurangi tingkat kelembapan. Penyakit ini sangat mudah menyebar saat tingkat kelembapan tinggi.

Musnahkan tanaman yang rusak atau terserang penyakit

Tanaman yang sudah terjangkit penyakit akan menjadi sumber infeksi bagi seluruh tanaman yang ada di lahan jika tidak segera dibasmi. Untuk itu, segera cabut dan bakar tanaman yang sudah terindikasi penyakit tersebut.

Lakukan pengobatan

Jika pohon yang terkena cukup banyak dalam satu lahan dan tingkat penyakitnya masih dibilang rendah, Anda masih bisa mengatasinya dengan cara mengerok bagian cabang yang terkena atau berwarna cokelat kehitaman dengan pisau bersih. Lalu, olesi bagian tersebut dengan fungisida Previcur N yang sudah dicampurkan Dithane dengan perbandingan 1:1 dan konsentrasi pekat 10 ml/l uPrevicur dan 10 g/l Dithane.

Baca Juga:  Menanam Pohon Jabon Mendatangkan Banyak Keuntungan

Larutan tersebut hanya digunakan untuk mengolesi, bukan untuk disemprotkan. Sebaiknya, lakukan pengerokan luka pada pagi hari agar saat siang luka sudah mengering.

Semprotkan fungisida yang tepat

Fungisida yang tepat untuk mengatasi penyakit ini adalah Previcur N, Ditane, Trineb, Sandofan, dan Ridomil.

 

 

 

 

Loading...
Loading...