Mencoba Bercocok Tanam dengan Metode Vertikultur, Seperti Apa Ya?


Pertanianku – Vertikultur merupakan salah satu sistem budidaya pertanian modern yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem pertanian vertikultur bisa diaplikasikan di dalam ataupun di luar ruangan. Sistem budidaya pertanian ini merupakan konsep penghijauan yang cocok untuk daerah perkotaan dengan lahan yang minim.

Vertikultur tidak sekadar kebun vertikal, tetapi model ini akan merangsang seseorang untuk menciptakan penghijauan di pekarangan yang sempit sekalipun. Bonusnya, tampilan rumah akan semakin cantik.

Struktur vertikal memudahkan pengguna membuat dan memeliharanya. Model, bahan, ukuran, wadah vertikultur dapat disesuaikan sesuai kondisi dan keinginan. Pada umumnya adalah berbentuk persegi panjang, segitiga, atau dibentuk mirip anak tangga dengan beberapa undak-undakan atau sejumlah rak.

Mengaplikasikannya pun dapat memanfaatkan bahan-bahan bekas yang tak terpakai di rumah seperti bambu atau pipa paralon, kaleng bekas, bahkan lembaran karung beras, yang terpenting kuat dan mudah dipindah-pindahkan.

Media tanam dan pemupukan disesuaikan dengan jenis tanaman yang ditanam.

Usahakan tanaman yang akan ditanam nantinya sesuai dengan kebutuhan dan memiliki nilai ekonomis tinggi, berumur pendek, dan berakar pendek. Budidaya secara vertikultur sering dilakukan untuk tanaman sayuran antara lain selada, kangkung, bayam, pokcoy, caisim, katuk, kemangi, tomat, pare, kacang panjang, mentimun, dan tanaman sayuran lainnya.

Baca Juga:  Manfaat Wortel Tak Hanya untuk Mata, Ini Manfaat Lainnya!
loading...
loading...