Mendag Pastikan Daging Sapi Beku Higienis


Pertanianku – Guna meredam gejolak masyarakat yang mengeluhkan mahalnya harga daging sapi, Menteri Perdagangan RI (Mendag) Enggartiasto Lukita mengimbau masyarakat untuk beralih mengonsumsi daging sapi beku. Hingga saat ini minat masyarakat terhadap daging sapi beku masih sangat rendah. Untuk itu, Mendag menjamin bahwa daging sapi beku lebih higienis.

“Daging beku itu daging yang lebih higienis, lebih aman dari penyakit. Coba kita makan di restoran atau hotel, di negara-negara maju, itu (daging) tidak boleh dikonsumsi sebelum dibekukan,” kata Mendag Enggartiasto, sebagaimana mengutip Okezone (29/5).

Mendag juga mengungkapkan keunggulan lain dari daging beku adalah harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan daging segar atau tidak dibekukan.

“Itu dia masyarakat kita belum terbiasa saja mengonsumsi daging beku, makanya saya minta bantuan rekan-rekan media di Bandung untuk ikut mengedukasi masyarakat bahwa daging beku itu higienis dan daging beku itu sehat,” tambahnya.

Pasalnya, Mendang memastikan bahwa, stok daging beku aman hingga Idul Fitri mendatang.

“Untuk stok aman, kalau ada stok daging segar lebih tinggi itu pun sekarang sudah turun kok, terlebih sekarang ada daging beku yang harganya merata Rp80.000,” ungkap Enggar.

Bahkan, pihaknya memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok stabil beberapa hari sebelum masuknya Ramadan.

“Sejak Maret 2017, kami bersiaga penuh mencegah kelangkaan dan lonjakan harga barang pokok, khususnya menjelang puasa, Lebaran, dan Idul Adha 2017,” lanjut Mendag.

Mendag juga menugaskan seluruh jajaran eselon I Kementerian Perdagangan mengawal target inflasi 2017 4% + 1% dipengaruhi fluktuasi harga barang kebutuhan pokok.

“Langkah-langkah yang telah diambil, yaitu koordinasi dengan instansi terkait koordinasi dengan pelaku usaha serta penugasan Bulog untuk stabilisasi harga,” ungkap Mendag.

Baca Juga:  Produsen Jamu Sido Muncul Hasilkan Keuntungan Hingga Rp500 Miliar
loading...
loading...