Mendag: Pedagang Harus Ikuti Aturan HET


Pertanianku – Pemerintah belum lama ini telah menerapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk pedagang beras. Untuk itu, Menteri Perdagangan RI (Mendag) Enggartiasto Lukita memberikan peringatan kepada pedagang yang belum menerapkan HET pada komoditas beras.

Mendag akan melakukan pertemuan dengan pemangku kepentingan dalam perdagangan beras, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) pada Jumat nanti. Mereka akan melakukan diskusi kembali terkait penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras.

“Awas ya, siap-siap minggu depan,” ujarnya belum lama ini seperti melansir Republika (19/9).

Menteri Enggar menekankan kewajiban para pedagang untuk menjual beras sesuai Permendag Nomor 57 Tahun 2017. HET beras dibedakan berdasarkan kualitas dan wilayah.

Bahkan, ia akan memberikan sanksi, yakni dengan pencabutan izin usaha. Namun, Mendag mengatakan, sebelum pencabutan usaha akan dilakukan teguran secara baik-baik terlebih dahulu.

Penetapan HET beras ini sempat dikeluhkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Pemprov meminta adanya pengecualian untuk beras Solok. Namun, Enggar meminta Pemprov untuk mengikuti aturan yang ditetapkan.

“Sesuai dengan ketentuan Permentan saja. Ikutin Alhamdulillah, nggak ikutin awas,” tutup Menteri Enggar.

Baca Juga:  Kawanan Paus Terdampar di Pantai Ujung Kareung Aceh Besar
loading...
loading...