Mendag Tak akan Buka Impor Beras Kelas Medium


Pertanianku — Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, tak akan buka impor beras kelas medium. Ia memastikan hal tersebut akan tetap dilakukan meski ada desakan dari pedagang lantaran kurangnya ketersediaan beras jenis itu di pasaran.

tak akan buka impor beras kelas medium
Google Image

Ia menyatakan alasannya mengapa ia tetap bersikukuh dengan keputusannya itu, sebab selama ini beras kelas medium jenis IR64 atau setra ramos masih diproduksi di Indonesia. Maka dari itu, menurutnya tidak perlu adanya impor untuk beras jenis itu.

“Beras yang jenis IR64 yang diproduksi di sini kami gak akan impor gak usah impor,” kata Enggar di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (9/1/2018).

Saat ini, pedagang terus mengeluhkan kosongnya ketersedian beras medium. Menanggapi hal itu, Enggar menyatakan bahwa pihaknya akan minta Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memberikan stok beras yang ada guna mengisi kekosongan tersebut.

Enggar mengatakan, pihaknya justru hanya akan impor jenis beras yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri. Seperti halnya beras basmati yang dibutuhkan oleh industri restoran tertentu, namun belum bisa diproduksi di Tanah Air.

Kalo sekarang ada basmati bagaimana kami mau produksi wong ditanam gak jadi-jadi kok,” terang Enggar.

Ia mengimbau agar seluruh pedagang beras pasar tradisional wajib menjual beras jenis medium dari Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai Selasa (9/1/2018).

Beras dengan kualitas medium dari Bulog tersebut, kata Enggar, harus dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal tersebut dilakukan untuk meredam kenaikan harga beras, terutama di daerah yang kenaikannya cukup besar.

Baca Juga:  Konsumsi Kacang Tanah Sangat Bermanfaat, lho!
loading...
loading...