Mendulang Keuntungan dari Budidaya Patin Perkasa

Pertanianku — Ikan patin merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki banyak peminatnya, khususnya di Indonesia. Ikan ini bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan yang lezat dan menyehatkan. Salah satu varietas ikan patin yang wajib dicoba adalah patin perkasa. Budidaya patin perkasa pun bisa menjadi pilihan untuk memulai bisnis budidaya ikan air tawar yang dapat mendatangkan keuntungan.

patin perkasa
foto: https://bppisukamandi.kkp.go.id/

Kabar baiknya, pemerintah juga sudah mulai membatasi jumlah impor ikan patin sehingga dapat membuat peningkatan serapan ikan patin produksi lokal semakin meningkat.

Tidak semua jenis ikan patin bisa dibudidayakan karena preferensi serta tingkat kesulitan di dalam budidaya yang belum bisa dikembangkan lebih jauh. Saat ini, baru ada beberapa jenis ikan patin yang bisa dibudidayakan, di antaranya patin siam, patin pasupati, patin jambal, dan patin perkasa.

Loading...

Sebenarnya, ikan patin ini merupakan ikan patin siam unggulan yang dikembangkan oleh Balai Riset Pemuliaan Ikan dan sudah dirilis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ikan ini dihasilkan dari program seleksi yang dilakukan sejak 2010—2017. Ikan patin ini sudah diuji pada skala bisnis yang riil pada berbagai tipe jenis budidaya. Hasil pengujian tersebut menghasilkan ikan patin dengan pertumbuhan yang lebih cepat sekitar 16—46 persen dibanding patin biasa.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh ikan patin ini adalah daya tahan yang lebih baik, yakni tahan sekitar 20—40 persen dari serangan bakteri serta mampu bertahan pada fluktuasi lingkungan atau kualitas air.

Keuntungan ikan ini bisa dilihat dari budidaya ikan patin perkasa yang sudah dilakukan di Lampung. Pembudidaya menggunakan kolam tembok seluas 90m2, masa pemeliharaan ikan tersebut berlangsung selama 5 bulan. Dengan harga pasaran ikan patin sebesar Rp20.000/kg, keuntungan untuk satu periode yang didapatkan oleh pembudidaya sebesar Rp11.000.000 atau per bulan sebesar Rp2.267.000.

Baca Juga:  Olahan Daging Ikan Lele yang Berpotensi Menghasilkan Cuan

Budidaya tidak hanya bisa dilakukan di kolam tembok. Anda juga bisa melakukannya di dalam keramba jaring apung (KJA) selama 6 bulan untuk satu periode pemeliharaan.

Tidak hanya ukuran konsumsi, ikan patin ini juga laris di pasaran dalam ukuran benih yang siap didederkan. Pada setiap segmentasi usaha budidaya ikan patin perkasa terbilang cukup menjanjikan, Anda hanya perlu terus berlatih dan mencoba budidaya agar bisa menjadi pembudidaya yang sukses.

Buku Panduan Praktis Budidaya Patin Perkasa membahas tuntas tata cara pembudidayaan ikan patin perkasa. Segera hubungi admin penjualan Penebar Swadaya untuk mendapatkan diskon pembelian buku yang dapat membantu Anda dalam menjalankan budidaya ikan patin perkasa.

Loading...
Loading...