Menerapkan Inovasi Terbaru Budidaya Ikan Lele Organik


Pertanianku – Apakah saat ini Anda sedang bingung ingin menjalankan sebuah usaha? Jika tertarik untuk berinvestasi di sektor perikanan, Anda dapat mencoba menjalankan usaha budidaya ikan lele organik. Tidak kalah dengan jenis ikan lele lainnya, lele organik merupakan salah satu komoditas yang tingkat permintaannya cukup tinggi di pasaran. Dan, hal tersebut bisa Anda jadikan sebagai peluang untuk berwirausaha.

Usaha budidaya ikan lele organik saat ini telah menjamur akibat melambungya harga pakan. Selain bisa meminimalisir biaya, lele organik juga enak rasanya lebih gurih sekaligus juga ramah lingkungan.

Salah satu pembudidaya lele yang menerapkan konsep budidaya organik adalah Ali Shidqi Fathan. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat ini berhasil meningkatkan produksi lele, memangkas waktu panen, dan menghemat biaya produksi dengan mengganti pakan pelet dengan pakan alami yang tersedia di kolam dan pakan berbahan limbah. Ali menerapkan cara pemberian pakan alami dengan memfermentasi kotoran hewan (kohe) selama 30 hari menggunakan larutan roter alias ramuan organik untuk ternak.

Dengan konsep ternak lele yang dianutnya, Ali bisa memanen ikan lele hingga 800 kg dari kolam miliknya yang berukuran 4 × 6 meter dan ketinggian air 1 meter. Dengan harga jual Rp14.000 per kg, sedikitnya Ali mampu mengantongi omzet Rp11,2 juta per panennya.

Jika Anda tertarik untuk mencobanya, berikut langkah-langkah budidaya ikan lele organik:

Persiapan Kolam

  • Siapkan kotoran hewan (kohe) sebanyak 0,5 kg per m2.
  • Siapkan tanah dengan jumlah sama dengan kohe.
  • Siapkan limbah sayuran dan buah-buahan, hancurkan.
  • Campurkan seluruh bahan, lalu siram dengan 0,5 liter larutan roter dan tambahkan 250 gram gula.
  • Tebarkan campuran kohe dan tanah yang telah disiram roter ke dasar kolam hingga merata, lalu rendam dengan air hingga ketinggian 30 cm.
  • Biarkan selama 14 hari hingga air berwarna cokelat kehijauan.
  • Tambah air kolam hingga ketinggian 25—30 cm.
Baca Juga:  Asiknya Bertanam dan Panen Sayur di Teras Rumah

Perlakuan Bibit Lele

  • Masukkan bibit lele ke dalam 10 liter air yang sudah diberi 100 ml alkohol 70% selama 3—5 menit untuk sterilisasi.
  • Masukkan bibit ke 10 liter air yang telah diberi 10 tutup (sekitar 100 ml) larutan roter dan 3—4 sendok makan gula selama 3—5 menit.
  • Masukkan bibit dalam 5 liter air bawaaan bibit sebelumnya, lalu tambahkan air dari kolam baru secara bertahap menggunakan gayung hingga wadah penuh. Biarkan selama 30—60 menit, lalu masukkan bibit ke dalam kolam sedikit demi sedikit.
loading...
loading...