Mengatur Strategi Bisnis Peternakan Hewan Kurban

Pertanianku – Dalam sebulan lagi seluruh umat muslim merayakan Idul Adha. Pada perayaan Idul Adha masyarakat berlomba-lomba untuk berkurban untuk mendapatkan keberkahan. Bukan saja pada calon penerima daging kurban namun juga bagi para pelaku bisnis perdagangan hewan kurban. Selain pedagang hewan kurban, peternak tentunya juga ikut menikmati moment Idul Adha.

Mengatur Strategi Bisnis Peternakan Hewan Kurban

Hewan peliharaan Anda tentu menjadi buruan masyarakat, baik yang langsung berkeinginan berkurban atau untuk dijual kembali. Andapun juga bisa memanfaatkan moment ini untuk mengais rezeki dengan menjadi penjual hewan kurban. Mungkin saat ini yang paling relevan adalah menjadi penjual hewan kurban karena waktu sudah begitu mepet.

Loading...

Untuk menjadi peternak hewan kurban, bagaimana cara dan tips bisnis yang bisa dilakukan untuk ikut dalam bisnis perdagangan hewan kurban. Berikut beberapa strategi dalam menjalankan bisnis peternakan hewan kurban.

  • Pilihlah hewan kurban yang berkualitas

Syarat utama untuk menunjang bisnis penjualan hewan kurban Anda menjadi laris dipasaran. Karena tentu saja para konsumen menginginkan hewan kurban dengan kualitas yang maksimal. Kualitas hewan kurban bisa dilihat dari kesehatan hewan dan juga bobot hewan itu sendiri.

Periksalah dengan teliti agar nantinya Anda tidak merugi karena hewan yang tidak sehat tentu akan sulit dijual kembali. Jika Anda kurang memahami bagaimana kriteria hewan kurban yang bagus, Anda bisa mengajak orang yang sudah berpengalaman.

  • Carilah hewan kurban langsung dari peternak

Usahakan cari hewan kurban langsung dari peternak biasanya harganya lebih murah jika dibanding dengan hewan kurban yang di jual di pasar hewan. Jika Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari pasar, tentu itu bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Anda.

Selain itu, hewan yang diambil langsung dari peternak saya kira lebih terjamin kualitasnya. Untuk hewan dari peternak biasanya bisa didapatkan di daerah-daerah pedesaan atau sedikit ke pelosok. Di sana biasanya banyak peternak yang memelihara baik sapi atau kambing, karena persediaan makanan masih sangat melimpah.

  • Perbanyak kenalan dengan pengurus masjid atau komutias islam
Baca Juga:  Penggunaan Antibiotik untuk Ayam

Ini sangat bagus dilakukan untuk mendorong peningkatan bisnis perdagangan hewan kurban Anda. Pengurus masjid, ta’mir masjid atau komunitas-komunitas yang berbasis Agama Islam hari-hari seperti ini pasti akan sibuk berburu hewan kurban. Maka dari itu, menfaatkan peluang bisnis ini untuk menunjang penjualan hewan kurban.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk berkomunikasi dengan mereka, salah satunya adalah dengan masuk melalui kegiatan-kegiatan yang sering diadakan. Sering-seringlah mengikuti kegiatan mereka, seperti kegiatan amal misalnya, pengajian atau kegiatan yang lainnya. Dengan aktif seperti ini, tentu akan memudahkan Anda untuk menjalin interaksi lebih baik.

  • Lakukan promosi dengan berbagai media

Promosi adalah bagian penting dalam sebuah bisnis. Maka Anda pun juga harus melakukan hal ini dalam menjalankan bisnis perdagangan hewan kurban. Yang sering saya jumpai, para pebisnis hewan kurban ini sering menyebar selebaran dalam melakukan promosi. Mereka juga menempel selebaran pada tempat-tempat strategis seperti masjid, musholla atau di pinggir-pinggir jalan.

Khusus untuk masjid, disarankan untuk meminta izin terlebih dahulu pada ta’mir masjid jika bermaksud untuk berpromosi. Atau jika tidak enak untuk menyebar selebaran di Masjid, Anda bisa menempelnya di jalan menuju Masjid, itu juga bisa. Selain membuat selebaran, jangan lupa berpromosi di media sosial. Promosi di media sosial sangat cepat membuat bisnis Anda menjadi populer.

  • Menjadi makelar bisnis perdagangan hewan kurban

Selain menjadi pedagang langsung, Anda juga bisa menjadi makelar bisnis hewan kurban. Anda pun dapat menjembatani antara penjual dan pembeli, dan itu juga sangat menguntungkan. Untuk bisa sukses di bidang ini, Anda harus memiliki banyak mengenal penjual hewan kurban.

Dengan banyaknya kenalan, Anda bisa mempromosikan hewan mereka kepada pembeli atau konsumen. Bisnis seperti ini selain bisa dilakukan nyaris tanpa modal finansial, juga bisa dikatakan risikonya sangat minim.

Baca Juga:  Penyimpanan Pakan Ayam Tidak Boleh Sembarangan
Loading...
Loading...