Mengenal Beragam Jenis Ikan dengan Sistem Bioflok

Pertanianku Budidaya ikan dengan bioflok semakin digemari dari hari ke hari. Berbagai keunggulan dengan cara ini menjadi pertimbangan para pembudidaya untuk melanjutkan usaha mereka dengan sistem bioflok. Jenis ikan yang bisa digunakan pun beragam.

Budidaya ikan dengan bioflok
Foto: instagram pengusahaterpal

Pertama kali dikembangkan, sistem bioflok diterapkan pada ikan nila. Seiring berjalannya waktu, metode budidaya ini juga merambah Indonesia dan diterapkan pada jenis ikan dan hewan air lainnya.

Ikan nila

Loading...

Ikan nila yang dibudidayakan dengan sistem bioflok memiliki beberapa keunggulan. Pertama, kelangsungan hidup ikan nila lebih dari 90 persen tanpa pergantian air. Air bekas juga tidak berbau dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Keunggulan lainnya adalah perbandingan berat pakan dengan berat total ikan mencapai 1,03. Artinya, sebanyak 1,03 kilogram pakan akan menghasilkan 1 kilogram ikan nila. Selain itu, sistem bioflok juga memungkinkan kepadatan ikan mencapai 10—15 kali dibanding pemeliharaan pada kolam biasa.

Produktivitas juga meningkat seiring dengan penggunaan budidaya bioflok pada nila. Dibandingkan kolam biasa, produktivitasnya mampu mencapai 12—15 kali lipat. Terakhir, ikan nila pun jadi lebih gemuk karena pencernaan yang lebih optimal. Proporsi daging lebih banyak daripada kandungan airnya.

Ikan lele

Sudah banyak dilakukan, budidaya bioflok pada ikan lele menunjukkan banyak keuntungan. Pertama, kesan ikan lele yang kotor dan hidup di tanah berlumpur pun tidak lagi melekat karena kolam bioflok cenderung lebih bersih.

Ikan lele juga tidak lagi berbau seperti lumpur. Daging yang dihasilkan juga lebih kenyal karena proses pencernaannya jadi lebih maksimal. Selain itu, risiko kematiannya lebih rendah karena amonia hasil metabolisme ikan lele dicerna kembali oleh mikroorganisme menjadi zat yang tidak beracun.

Untuk mempelajari sistem budidaya bioflok ikan lele, Anda bisa membacanya di buku Bioflok Lele yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

Baca Juga:  Langkah Sukses Datangkan Keuntungan dari Budidaya Ikan Gurami

Ikan gurame

Bisa dibilang, ikan gurame merupakan salah satu ikan kegemaran masyarakat Indonesia. dagingnya yang enak, bertekstur kenyal, dan padat jadi alasan ikan ini banyak dicari konsumen. Kebutuhannya pun meningkat. Oleh karena itu, budidaya ikan gurame dengan metode bioflok sangat tepat dilakukan.

Ikan gurame yang dibudidayakan dengan metode bioflok bisa menghemat waktu budidaya. Akibatnya, biaya produksi pun bisa dipangkas. Sistem ini pun lebih praktis, sederhana, dan ampuh meningkatkan hasil panen daripada sistem konvensional.

 

Loading...
Loading...