Mengenal Botani  Jahe

Pertanianku – Tanaman jahe di Malaysia dibagi ke dalam dua varietas. Pertama adalah varietas berukuran besar yang disebut Zingiber majus dan di Malaysia biasa disebut ‘haliya’. Sementara itu, varietas yang lebih kecil disebut dengan Zingiber minus dan di Malaysia biasa disebut dengan ‘haliya padi’.

Sekilas Jahe

Varietas haliya padi memiliki daun yang lebih sempit dengan rimpang berukuran kecil serta warna lebih merah pada bagian dalam. Varietas ini memiliki rasa lebih pedas dan sedikit pahit. Varietas ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan obat-obatan. Di Pulau Jawa ditemukan pula varietas semacam haliya padi, tetapi ukurannya sama atau lebih besar. Varietas tersebut disebut dengan varietas sunti atau disebut juga jahe merah. Sementara itu, varietas haliya yang berukuran besar biasa disebut jahe gajah untuk daerah di Pulau Jawa.

Loading...

Tanaman jahe memiliki struktur yang terdiri atas batang, daun, bunga, buah, dan rimpang. Tinggi tanaman jahe sekitar 0,3—0,75 m. Batang jahe merupakan batang semu (pseudostems) yang bentuknya bulat, tegak, serta tidak bercabang.

a. Batang jahe

Batang jahe berbentuk silindris dan halus berwarna hijau, sedangkan pangkal batang berwarna putih hingga kemerahan. Batang jahe tersusun atas lembaran-lembaran pelepah daun dengan tinggi tanaman sekitar 30 —100 m.

b. Rimpang jahe

Rimpang jahe sebenarnya merupakan akar tongkat dari tanaman jahe,dengan warna daging rimpang ada yang putih kekuningan, kuning, maupun jingga. Rimpang jahe banyak disukai orang karena rasanya yang pedas dan aromanya yang khas. Aroma jahe harum menyengat disebabkan oleh kandungan minyak asiri yang berwarna kuning agak kental.

Dari bagian-bagian yang ada pada tanaman jahe, rimpang inilah yang memiliki nilai ekonomis. Rimpang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari, seperti untuk bumbu masak, obat-obatan, dan makanan. Rasa jahe yang pedas disebabkan oleh kandungan senyawa gingerol. Kandungan gingerol ini dipengaruhi oleh umur tanaman dan agroklimat tempat tumbuhnya tanaman.

Baca Juga:  Ciri-ciri Tanah Pertanian yang Subur

c. Akar jahe

Akar jahe keluar dari garis lingkaran sisik rimpang, memiliki warna putih sampai cokelat, berbentuk bulat tetapi ramping, serta berserat. Akar jahetumbuh mendatar dekat permukaan tanah dan bercabang.

d. Daun jahe

Helaian daun jahe tersusun berselang-seling (folia disticha) secara teratur dengan panjang daun 15—23 cm dan lebarnya 1—3 cm. Tulang daunnya tersusun sejajar dengan permukaan atas daun yang berbulu putih. Tangkai daun memiliki bulu dan panjangnya 2—4 mm, sedangkan lidah daunnya (ligule) memanjang berukuran 0,75—1 cm dan tidak berbulu. Ujung daunnya runcing (acuminatus) dan tumpul (obtusus) atau membulat (rounded/rotundatus) pada bagian pangkal. Daun terdiri atas upih dan helaian. Pada setiap buku terdapat dua daun.

e. Bunga

Bunga jahe tersusun dalam rangkaian malai atau bulir (spica) yang berbentuk silinder seperti jagung. Bunga tersebut tumbuh dari rimpangnya dan terpisah dari daun atau batang semunya. Bunga berupa malai yang tersembul di permukaan tanah berbentuk seperti tongkat, tetapi kadang-kadang bulat telur. Panjang bulir sekitar 4—7 cm dengan lebar 1,5—2,5 cm. Setiap bunga dilindungi oleh daun pelindung (bractea) berwarna hijau cerah berbentuk bulat telur (ovatus) atau jorong (elliptic).

Dalam daun pelindung terdapat 1—8 bunga. Bunga jahe memiliki mahkota berbentuk tabung dengan benang sari semu (staminodium) yang menyerupai mahkota bunga. Mahkota bunga berbentuk tabung dengan helaian agak sempit berwarna kuning kehijauan. Bibirnya berwarna ungu gelap dan berbintikbintik putih kekuningan.

Tangkai putiknya berjumlah dua buah dengan kepala sari berwarna ungu berukuran sekitar 9 mm. Kepala putik berada di atas kepala sarisehingga kecil kemungkinan untuk terjadi penyerbukan sendiri. Namun, peluang untuk terjadinya penyerbukan buatan masih terbuka.

f. Bakal buah

Baca Juga:  Varietas Bawang Merah yang Cocok di Musim Hujan

Tanaman jahe memiliki bakal buah yang berbentuk bundar dengan diameter sekitar 0,2 cm yang terletak pada bagian tengah plasenta. Bagian tengah plasenta tersebut terdiri atas tiga ruang dan setiap ruangnya berisi tujuh bakal buah. Buah jahe berbentuk bulat panjang seperti kapsul, berkulit tipis dan berisi biji-biji. Biji jahe berwarna hitam, kecil, dan memiliki selaput biji.

 

Sumber: Buku Jahe

 

Loading...
Loading...