Mengenal Bunga Cokelat


Pertanianku – Jumlah bunga cokelat mencapai 5.000—12.000 bunga per pohon per tahun, tetapi jumlah buah matang yang dihasilkannya berkisar 1% saja. Bunga cokelat tergolong bunga sempurna, terdiri atas daun kelopak (calyx) sebanyak 5 helai, dan benang sari (androecium) sejumlah 10 helai.

Jenis-Jenis Cokelat Berdasarkan Kelompoknya

Diameter bunga 1,5 cm. Bunga disangga oleh tangkai bunga yang panjangnya 2—4 cm. Tangkai bunga tersebut tumbuh dari bantalan bunga pada batang atau cabang. Bantalan bunga pada cabang akan menumbuhkan bunga ramiflora, sedangkan bantalan bunga pada batang akan menumbuhkan bunga cauliflora, yang diameter serbuk sarinya hanya 2—3 mikron.

Daun kelopak bunga (calyx) berbentuk lanset, panjangnya 6—8 mm. Warna daun kelopak putih dan kadang-kadang makin ke ujung warnanya ungu kemerahan. Daun mahkota (corolla) berbentuk cawan, panjangnya 8—9 mm. Warna daun mahkota putih kekuningan atau putih kemerahan. Benang sari (androecium) tersusun dalam dua lingkaran.

Satu lingkaran terletak dilekukan mahkota. Ukurannya pendek dan tidak keluar dari bunga, berbentuk pita, dan berwarna kuning. Lingkaran kedua terdiri atas 5 helaian yang tidak mengandung tepung sari, terletak di sebelah dalam. Ukurannya panjang dan tumbuh keluar dari bunga. Daun buah (gynoecium) terdiri atas 5 helai dengan tepi saling berlekatan untuk membentuk bakal buah (ovarium) beruang satu.

Penyerbukan bunga cokelat dibantu oleh serangga. Sebanyak 75% dari bunga yang menyerbuk diketahui dibantu oleh serangga Forcipomya sp., sedangkan 25% lagi oleh serangga lain yang didapati pada bunga. Ada tiga ordo serangga penyerbuk pada tanaman cokelat, yaitu Homoptera, Hymenoptera, dan Diptera. Forcipomya sp. sendiri diketahui terdiri atas 16 subgen. Umumnya serangga Toxoptera aurintii box, Tyora tessmani, Crematogester depressa, Crematogester clariventris, dan Cecidomyiid, serta Drosophila terdapat pada bunga yang siap diserbuki.

Baca Juga:  Sejuta Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan

Dari hasil penelitian diketahui bahwa serangga Forcipomya sp. Atau serangga lainnya hinggap pada bunga cokelat, kemudian tanpa sengaja menyerbukkannya karena tertarik pada garis merah yang terdapat pada staminodia dan pada kerudung penampung bunga. Penyerbukan biasanya berlangsung pada pagi hari, yaitu pada pukul 7.30—10.30.

Lingkungan yang lembap, dingin, dan gelap karena tajuk sudah tumbuh rapat merupakan kondisi yang disenangi serangga. Lingkungan hidup serangga penyerbuk, terutama Forcipomya sp., adalah bahan-bahan organik yang lembap dan gelap, seperti daun-daun busuk, sisa-sisa kulit buah, atau batang pisang yang dibiarkan membusuk di lapangan.

Forcifomya sp. betina lebih sering mengunjungi bunga daripada yang jantan karena si betina membutuhkan protein untuk pematangan telur. Pengamatan selanjutnya menyatakan bahwa rata-rata sebanyak 3 ekor serangga mengunjungi bunga setiap jam.

 

Sumber: Buku Budidaya Cokelat

loading...
loading...