Mengenal Fase Luruh Bulu pada Burung

Pertanianku – Setiap jenis burung memiliki ciri khas yang menonjol bila dilihat dari performance bulu-bulu tubuhnya atau dari kepiawaiannya mengeluarkan suara-suara yang merdu dan indah untuk didengarkan. Berdasarkan kemampuan-kemampuan tersebut, jenis burung diklasifikasikan ke dalam dua golongan, yaitu burung hias dengan keindahan warna bulu di tubuhnya dan burung ocehan dengan kepintarannya mengoceh atau bernyanyi, walaupun bulu-bulu tubuhnya kurang mencolok. Kemampuan-kemampuan tersebut sangat dipengaruhi oleh pakan. Setiap masa kehidupan burung, tentunya memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Pada masa luruh bulu contohnya, dengan pemberian pakan yang berkualitas maka pertumbuhan bulu burung ocehan pada saat luruh bulu (moulting) diharapkan akan segera tumbuh kembali dengan baik dan sempurna. Pada masa luruh bulu, terdapat tiga fase. Fase-fase tersebut antara lain sebagai berikut.

buru

  • Ngurak, masa awal luruh bulu, bulu-bulu burung dalam keadaan tidak beraturan, dan disertai dengan mulai rontoknya bulu-bulu kecil (fitoplume). Fitoplume berada di bawah bulu utama (barb).
  • Ambrol, masa rontok bulu, bulu-bulu utama, termasuk barbule yang merupakan cabang dari barb, akan rontok seluruhnya.
  • Mabung, masa di mana bulu-bulu baru mulai tumbuh, tetapi belum sempurna dan sebagian besar masih terbungkus seperti anak bambu yang sedang mau tumbuh (rebung).

Ketika sedang mabung burung akan merontokkan sebagian bulu dan bahkan sampai tersisa sedikit sehingga memberi kesan tampilan yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, pemberian pakan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati dan hanya boleh diberi pakan berkualitas. Berikut dijelaskan formula pakan untuk beberapa jenis burung hias atau ocehan sebagai pakan harian ataupun pada saat luruh bulu dari berbagai sumber.

Loading...

Sumber:  Buku Formulasi Pakan Burung

 

Baca Juga:  Cara Memancing Burung Cucakrawa Berkicau
Loading...
Loading...