Mengenal Habatussauda si Jintan Hitam

    Pertanianku — Jintan hitam atau yang lebih akrab disebut sebagai habatussauda adalah rempah-rempah tanaman obat. Rempah ini memiliki nama Latin Nigella sativa. Sudah sejak ribuan tahun yang lalu, pengunaan jintan hitam dalam bidang kesehatan dikenal luas.

    habatussauda adalah
    Foto: pixabay

    Habatussauda dikenal dengan banyak nama antara lain black seed, black caraway, natura seed, black cumin, nigella sativa, kaluduru, dan jintan hitam. Ia digunakan sebagai obat sejak kurang lebih 2000—3000 tahun yang lalu. Penggunaannya menyebar mulai dari masyarakat India, Pakistan, hingga Timur Tengah.

    Tanaman ini juga disebut-sebut sebagai salah satu tanaman obat dalam pengobatan di agama Islam. Ibnu Sina, bapak kedokteran, telah mengunakan habatussauda. Begitu pula dengan Al Biruni, Al Antiki, Ibnu Qayyim, dan Al Baghdadi.

    Loading...

    Ibnu Sina sendiri telah meneliti berbagai manfaat habatussauda dalam bidang kesehatan dan pengobatan.

    Begitu pula dengan Dioscoredes, seorang ahli pengobatan Yunani kuno juga telah mencatat habatussauda bisa mengobati sakit kepala. Selain itu, menurut catatan Diosceredes, habatussauda juga bisa mengobati saluran pernapasan. Catatan itu ditulis pada abad pertama Masehi.

    Biji-biji habatussauda sering kali ditemui embrio yang belum berkembang lengkap dan terkurung dalam jaringan endosperma yang melimpah. Hal ini dilihat sebagai wujud dari perkecambahan dua tahap. Pertama, terjadi peretakan testa dan kedua terjadi peretakan endosperma. Keadaan ini biasa dijumpai pada tumbuhan berbunga dasar.

    Jika dipegang, biji habatussauda memiliki tekstur yang agak keras. Bentuknya limas ganda dengan kedua ujungnya meruncing. Limas yang satu lebih pendek daripada yang lain. Jintan hitam memiliki tiga hingga empat sudut dengan panjang 1,5—2 milimeter. Lebarnya kurang lebih 1 milimeter.

    Permukaan luar rempah ini berwarna hitam kecokelatan, hitam kelabu, sampai hitam. Di bagian luarnya tampak berbintik-bintik. Tekstur biji kasar dan berkerut bila diraba. Kadang-kadang, beberapa rusuk membujur atau melintang.

    Jika dilihat pada penampang melintang biji akan tampak kulit biji yang berwarna cokelat kehitaman sampai hitam. Tampak pula endosperma berwarna kuning kemerahan, kelabu, atau kelabu kehitaman. Bagian lembaga rempah ini berwarna kuning pucat sampai kelabu.

     

    Loading...
    Loading...