Mengenal Hiu Tokek

Pertanianku – Hiu tokek atau nama latinnya Atelomycterus Erdmanni  berasal dari keluarga Catshark beberapa waktu lalu ditemukan di perairan Selat Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara.  Hiu ini memiliki panjang 60 cm dan merupakan jenis hiu tokek ketiga dari marga Atelomycterus yang ditemukan hidup di perairan Indonesia. Nama Atelomycterus Erdmanni sendiri diambil sebagai bentuk penghargaan kepada Mark Erdmann. Mark adalah seorang pakar hiu karang yang pertama kali melaporkan keberadaan hiu tersebut.

Mengenal Hiu Tokek

Hiu tokek memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Jika hiu ini tidak ada, akan berakibat meningkatnya populasi predator pemangsa di bawahnya dan menurunkan ikan-ikan herbivora. “Sementara ini sebarannya diketahui di sekitar utara Sulawesi dan Maluku. Namun, ada kemungkinan juga ditemukan di perairan Sabah Malaysia dan bagian utara Kalimantan Timur,” ungkap Fahmi, ebagaimana dikutip dari Majalah Sains Indonesia.

Dalam jurnal yang ditulis bersama William T. White, peneliti CSIRO Oceans and Atmosphere Flagship, National Research Collections of Australia, Fahmi pun menjelaskan perbedaan A. Erdmanni dengan jenis hiu tokek lainnya. Ciri khas utamanya adalah adanya totol-totol hitam di bagian perutnya.

“Jika dilihat dari fisiknya, hiu ini memiliki perut berwarna putih mulus seperti dua jenis hiu tokek sebelumnya (A. Baliensis dan A. Marmoratus). Namun, hiu yang satu ini memiliki bintik-bintik putih pada bagian atas tubuh sebagai pembeda dari dua kerabatnya yang bertotol hitam atau cokelat,” jelas Fahmi.

Baca Juga:  Kenal Lebih Jauh dengan Cucakrawa Asal Medan

loading...