Mengenal Ikan Belanak yang Sekilas Mirip Bandeng

PertaniankuIkan belanak (Mugil dussumieri) sering dikenal dengan nama greenback mullet. Penyebaran ikan ini cukup luas dan mampu bertoleransi pada kondisi salinitas dan suhu yang ekstrem. Selain itu, belanak juga mampu beradaptasi dengan jenis makanan yang ada di habitatnya. Famili Mugilidae ini diperkirakan memiliki 64 spesies dan 21 spesies di antaranya berada di Indonesia.

ikan belanak
foto: Unsplash

Belanak merupakan jenis ikan yang banyak ditemui di perairan laut tropis dan subtropis, bentuknya hampir mirip seperti bandeng. Anda bisa menemukan ikan ini berada di air payau dan kadang-kadang berada di air tawar.

Umumnya, tubuh ikan belanak memanjang agak langsing dan gepeng. Sirip punggung belanak terdiri atas satu jari-jari keras dan delapan jari-jari lemah. Sirip dubur berwarna putih kotor dan terdiri atas satu jari-jari keras serta delapan jari-jari lemah,

Bibir bagian atas ikan belanak lebih tebal dibanding bagian bawah. Kondisi bibir tersebut memudahkan belanak mencari pakan di dasar perairan atau organisme yang terbenam di dalam lumpur. Gigi-gigi ikan belanak sangat kecil, bahkan ada beberapa spesies yang sama sekali tidak bergigi.

Ikan belanak berperan penting di dalam rantai makanan karena berperan dalam transfer energi dalam kehidupan perairan estuari. Tiap hari ikan belanak memakan epifit, epifauna, sedimen berpasir, tanaman yang mati, dan detritus.

Belanak merupakan ikan yang hidup di perairan pantai. Namun, ikan ini sering mengunjungi perairan laguna, muara-muara, dan air tawar. Belanak selalu hidup bergerombol untuk mencari pakan. Pakan yang sering diburu belanak adalah mikro alga, zooplankton, dan material detritus.

Jenis Mugilidae yang sering dijumpai di Indonesia adalah L. subviridis. Jenis belanak tersebut juga bisa Anda jumpai di perairan Thailand, Filipina, dan Malaysia.

Baca Juga:  Bantuan Benih untuk Kampung Budidaya Ikan Lokal

Panjang tubuh ikan belanak dewasa mencapai 4—7 cm. Ikan ini memiliki toleransi terhadap kadar garam yang cukup lebar/luas.

Ikan akan membentuk kelompok dan berpindah ke laut lepas untuk bertelur. Selanjutnya, larva ikan akan bergerak ke perairan pantai yang dangkal dan bervegetasi untuk menghindari predator dan mencari makan.

Belanak kerap meloncat ke permukaan air. Hal ini diduga karena menghindari pemangsa atau diperkirakan ikan lebih banyak menghabiskan waktu di perairan dengan larutan oksigen yang rendah.