Mengenal Ikan Hias Air Tawar Aplocheilichthys normani


Aplocheilichthys normani

 

Familia : Cypronodontidae

Nama daerah : –

Asal : Hampir seluruh perairan Afrika.

Ukuran maksimal : 1,5 inci atau 4 cm.

Air optimal: suhu 23–270 C; pH 6,5–7,0; dan dH 5–80.

  • Morfologi/Tingkah Laku

Ikan berukuran kecil, tetapi kuat dan mudah dipelihara. Sifatnya tenang, tetapi akan melompat jika terkejut atau stres. Badannya memanjang tidak terlalu pipih. Warnanya abu-abu dengan mata hitam dan biru seperti neon (lampu) di bagian atasnya sehingga diberi nama “Lampeye”. Warna ini bisa hilang sementara bila ikan stres.

  • Pakan dan Pemeliharaan

Sifat makannya omnivora sehingga pakan apa saja dapat diberikan, terutama kutu air yang akan membuatnya produktif.

  • Perkembangbiakan (Breeding)

Ikan ini mudah dikembangbiakkan. Ikan jantan ditandai dengan sirip memanjang, terutama sirip punggung dan ekor. Sementara itu, betina memilikisirip membulat dan pendek. Untuk pemijahan, dapat dibuat secara massal ataupun berpasangan. Beberapa hobiis membuat sarang dari rafia sebagai media penempelan telur. Telur bersama mop rafia dapat diambil untuk ditetaskan di tempat terpisah. Dibutuhkan waktu cukup lama yaitu sekitar 2 minggu untuk penetasan telur. Larva dapat diberi pakan kutu air atau artemia. Pertumbuhan ikan ini juga tergolong sangat lamban.

 

Sumber:  Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar

 

 

Baca Juga:  Ragam Ikan Hias Tanah Air Jadi Perhatian Pemerintah
loading...
loading...