Mengenal Jagung Manis


Pertanianku – Jagung manis merupakan varietas botani dari jagung biasa atau jagung pakan atau jagung pipil (field corn). Cara penulisan nama latin jagung manis adalah Zea mays var. saccharata Sturt. Sama dengan jagung pipil, jagung manis termasuk dalam famili Gramineae (rerumputan).

Daerah Asal Perkembangan Jagung Manis

Jagung manis termasuk tanaman hortikultura walaupun secara morfologi tidak berbeda dibandingkan dengan jagung pakan (field corn). Jagung manis merupakan perkembangan dari jagung tipe flint (jagung mutiara) dan jagung tipe dent (jagung gigi kuda). Hal yang membedakan antara jagung manis dengan jagung pakan adalah kandungan gulanya yang tinggi pada stadia masak susu dan permukaan kernel yang menjadi transparan dan berkerut saat mengering. Komposisi genetik pada jagung manis dan jagung tipe dent hanya dibedakan oleh satu gen resesif. Gen ini mencegah perubahan gula menjadi pati.

Jagung manis tergolong tanaman monokotil yang berumah satu (monoecious) artinya benang sari (tassel) dan putik (tongkol) terletak pada bunga yang berbeda, tetapi dalam satu tanaman yang sama. Bunga jantan tumbuh sebagai perbungaan ujung pada batang utama (poros atau tangkai) dan bunga betina tumbuh sebagai perbungaan samping yang berkembang pada ketiak daun.

Berdasarkan tipe bunga jagung manis yang berumah satu, penyerbukannya bersifat menyerbuk silang. Tepung sari yang diproduksi oleh bunga jantan jumlahnya sangat banyak sehingga tersedia jutaan tepung sari untuk menyerbuki setiap calon biji (kernel) pada tongkol jagung manis. Penyebaran serbuk sari dibantu oleh angin dan gaya gravitasi. Penyebaran tepung sari juga dapat dipengaruhi oleh suhu dan varietas jagung manis serta dapat berakhir dalam 3—10 hari. Rambut tongkol biasanya muncul 1— 3 hari setelah serbuk sari mulai tersebar dan siap diserbuki (reseptif ) ketika keluar dari kelobot.

Baca Juga:  Rahasia di Balik Manfaat Seledri yang perlu Anda Ketahui

Akar primer awal pada jagung manis setelah perkecambahan menandakan pertumbuhan tanaman. Sekelompok akar sekunder berkembang pada buku-buku pangkal batang dan tumbuh menyamping.

Batang tanaman kaku dan tingginya berkisar 1,5 m—2,5 m serta terbungkus oleh pelepah daun yang berselang-seling yang berasal dari setiap buku. Tanaman ini memiliki buah matang berbiji tunggal yangdisebut karyopsis. Daun-daunnya panjang, berbentuk rata meruncing, danmemiliki tulang daun yang sejajar seperti daun-daun tanaman monokotil pada umumnya.

Pertumbuhan jagung manis yang paling baik yaitu pada musim panas, tetapi sebagian besar areal pengolahan jagung manis berada di daerah yang dingin. Jagung manis dapat tumbuh hampir di semua tipe tanah dengan pengairan yang baik. Kondisi pH tanah yang paling cocok untuk pertumbuhan jagung manis berkisar 6,0—6,5. Tanaman ini peka terhadap tanah masam dan tidak toleran terhadap embun beku (frost).

Tanaman jagung manis dapat beradaptasi di kondisi iklim yang luas, yaitu pada 58o LU—40o LS dengan rentang ketinggian sampai dengan 3.000 m dpl. Kondisi temperatur, kelembapan udara, intentitas cahaya, dan panjang hari untuk pertumbuhan jagung manis yang optimum tidak jauh berbeda dengan kondisi yang diperlukan jagung biasa. Perkecambahan benih optimum terjadi pada temperatur 21o—27o

Sumber: Buku Jagung Manis

 

loading...
loading...