Mengenal Jenis Bibit Tebu yang Sering Ditanam


Pertanianku — Tebu adalah tanaman yang ditanam untuk bahan baku gula dan vetsin. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia. Berdasarkan bibitnya, ada beberapa jenis bibit tebu yang sering ditanam.

jenis bibit tebu
Foto: Pixabay

Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Bibit bagal

Bibit ini berasal dari kebun bibit yang terdiri atas bagal mata dua dan bagal mata tiga. Yang dimaksud dengan bagal adalah bibit dipotong dengan panjang per bibit antara 2 sampai 3 mata (atau bahasa Jawa-nya sering disebut juga dengan istilah ros). Bibit ini sangat cocok dan khusus untuk lahan kurang air.

Bibit deder atau dederan

Bibit yang berasal dari hasil persemaian (Jawa = deder) setek-setek batang yang dibuat dengan maksud antara lain memperbesar penangkar. Juga sebagai tempat pertumbuhan peralihan bahan bibit yang telah cukup umur sambil menunggu penyiapan lahan untuk ditanami.

Selain itu, untuk memperkecil risiko penyulaman karena pada umumnya bibit yang berasal dari bibit dederan langsung bisa tumbuh, serta sebagai bahan tanam sulam tanaman yang mati.

Bibit rayungan

Bibit yang berasal dari kebun bibit terbagi atas rayungan bermata satu dan rayungan bermata dua, digunakan untuk tanaman di lahan basah dengan pengairan cukup. Namun, keberadaannya sekarang sudah jarang digunakan karena jarak antara kebun bibit dan kebun tebu giling yang jauh menyebabkan tingkat kerusakan yang sangat tinggi, serta menyebabkan ketersediaan air menjadi berkurang drastis.

Bibit ceblokan

Sepintas bibit ini sama dengan dengan bibit rayungan. Perbedaan bibit ceblokan berasal dari setek batang dengan beberapa mata yang ditanam tegak lurus pada papan tanam. Cara penyiapannya sama dengan bibit dederan, tetapi dibuat lebih tebal.

Baca Juga:  Mendag Sebut Minyak Sawit Mentah RI Masih Jadi Primadona di Spanyol

Dengan demikian, akar setek batang yang ditanam cepat tumbuh dan berkembang sehingga mempercepat bertunasnya mata di buku-buku ruas batang tersebut. Kondisi kebun bibit harus dijaga agar tetap lembap. Untuk memacu pertumbuhan, dapat dipupuk secukupnya. Selanjutnya, perawatan seperti bibit rayungan.

Bibit pucukan

Bibit yang diambil dari pucuk tebu giling pada saat tebang. Bibit dipotong dari pucuk sepanjang 30—40 cm (3—4 mata). Kebun yang diambil pucuknya harus murni dan sehat. Bibit jenis ini digunakan jika kekurangan bibit dari KBD.

Selain bibit di atas, sering perkembangan teknologi pertanian dan banyaknya sistem silang, semakin banyak jenis dan bibit-bibit yang bisa ditemukan di antaranya single bud, bud chip, bud shed, dan kultur jaringan.