Mengenal Jenis Cabai


Pertanianku – Ada dua golongan tanaman cabai yang terkenal yaitu cabai besar (Capisicum annuum L.) dan cabai kecil (Capisicum frutescens L.). Jenis cabai yang termasuk ke dalam golongan cabai besar ialah cabai merah (Capisicum annuum L. var longum L. Sendt). Cabai tersebut buahnya panjang dengan ujungnya runcing dan posisinya menggantung pada ketiak daun. Ketika muda warna buahnya hijau, setelah tua berubah menjadi merah. Adapun varietas yang tahan hujan ialah tampar dan keriting. Cabai keriting buahnya kecil, panjang langsing dan lurus, serta tahan terhadap hujan.

Cabai Merah_Kramat Jati_Febri_070212 (08)

Selain cabai merah, jenis yang tergolong cabai besar ialah paprika (Capsicum longum L. Sendt). Jenis cabai ini rasanya tidak terlalu pedas dan agak manis. Adapun jenis cabai lainnya yang termasuk cabai besar ialah cabai bulat atau cabai udel atau cabai domba (Capsicum annuum L. var. abbreviata Fingerhuth). Buah cabai ini pendek dengan ujungnya tumpul dan bergantung pada ketiak daun. Ketika muda buahnya berwarna putih atau hijau, setelah tua menjadi ungu atau merah. Jenis cabai udel kurang disukai karena kurang pedas dan baunya spesifik tidak segar. Jenis cabai ini umumnya hanya untuk tanaman hias.

Cabai yang termasuk dalam golongan cabai kecil ialah cabai rawit, cabai cengek, dan cabai hias. Cabai kecil ini tahan terhadap hujan dan penyakit layu. Buahnya lebat dan berbuah sepanjang tahun. Cabai rawit atau jemprit ini buahnya kecil, pendek dan berdiri tegak pada ketiak daun. Rasanya pedas sekali sehingga dapat merangsang selaput kendang telinga. Saat muda buahnya berwarna hijau dan setelah tua menjadi merah. Jenis cabai kecil lainnya ialah cabai cengek.

Buah cabai ini kecil, tetapi lebih besar daripada cabai rawit, pendek berdiri tegak pada ketiak daun. Buahnya yang masih muda berwarna putih dan setelah tua menjadi kuning. Rasanya pedas sekali, tetapi tidak sepedas cabai rawit.

Baca Juga:  Tips Menyimpan Jamur agar Tahan Lama

 

Sumber: Buku bertanam 36 Jenis sayur