Mengenal Jenis-jenis Bayam


Pertanianku – Siapa yang tidak mengenal daun bayam? dari kecil kita sering melihat acara kartun favorit di televisi yang memperlihatkan khasiat dari daun bayam. Konon, dengan memakan bayam kita bisa menjadi kuat dan bertenaga karena zat besi dan berbagai vitamin serta mineral yang terkandung di dalamnya. Tapi taukah kalian bahwa bayam terbagi menjadi dua jenis?

bayam

Bayam ada yang dibudidayakan, ada juga yang tidak dibudidayakan. Bayam yang liar dan tidak dibudidayakan ada dua jenis, yaitu bayam tanah (Amaranthus blitum L.) dan bayam berduri (Amaranthus spinosus L.). Bayam tersebut enak dimakan walaupun agak keras dan kasap. Warna batangnya kemerah-merahan. Sementara itu, bayam yang biasa ditanam (diusahakan) umumnya berbiji hitam, di antaranya bayam cabut dan bayam tahun.

  1. Bayam cabut (Amaranthus tricolor L.)

Batang bayam cabut atau biasa disebut bayam sekul ada yang berwarna kemerah-merahan (bayam merah) dan ada yang hijau keputih-putihan (bayam putih). Bayam sekul berbunga pada ketiak daun. Jenis bayam ini biasa dijual dengan akarnya dalam bentuk ikatan sebesar lingkaran dua jari. Adapun jenis bayam cabut yang dianjurkan ditanam ialah giti hijau dan giti merah.

bayam cabut

2.Bayam tahun (Amaranthus hybridus L.)

Bayam tahun yang biasa disebut bayam sekop atau bayam kakap ini berdaun lebar. Amaranthus hybridus memiliki dua varietas, yaitu varietas caudatus dan varietas paniculatus. Varietas caudatus berdaun agak panjang, berujung runcing, dan berwarna hijau atau merah tua. Bunganya merangkai panjang di ujungujung batang. Sementara itu, varietas paniculatus memiliki dasar daun yang lebar dan berwarna hijau. Rangkaian bunganya panjang dan tersebar di ketiak daun atau cabang, tetapi lebih teratur daripada varietas caudatus.

bayam tahun paniculatus

Baca Juga:  Kadek Arimbawa: Ada Kebijakan Ketahanan Pangan yang Belum Terwujud
loading...
loading...