Mengenal Jenis-Jenis Leopard Gecko


Pertanianku – Bagi pecinta hewan peliharaan, reptil hias merupakan salah satu pilihan koleksi hewan peliharaan yang kini semakin diminati. Jenis reptil hias yang diminati banyak kalangan salah satunya adalah leopard gecko.

Mengenal Jenis-Jenis Leopard

Leopard gecko lebih dikenal masyarakat dengan nama tokek pakistan adalah salah satu jenis reptil yang sangat unik. Sebutan leopard gecko karena pada keunikan dan juga bentuk tubuh tokek ini memiliki bermotif sangat menawan, sehingga menggoda mata untuk terus memandangnya.

Secara fisik, leopard sangat berbeda dengan tokek lokal atau tokek yang hidup di Indonesia. Leopard memiliki corak warna yang cukup cerah mulai dari kuning, oranye, biru muda serta corak yang kecokelatan.

Menurut Sony salah seorang penangkar leopard, leopard memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tokek lokal, karena jika sudah berusia dewasa atau sekitar dua tahun dengan ukuran 15–30 cm maka warna kulit pada bagian tubuh mulai dari leher atau kaki depan sampai pinggang atau kaki belakang dapat berubah menjadi satu warna sesuai dengan warna dasarnya misalnya kuning. Tetapi pada bagian ekor tetap dengan warna kuning yang disertai dengan corak kecokelatan.

“Perubahan tersebut bisa menambah nilai jual leopard tersebut, karena semakin cerah warnanya nilai jualnya makin tinggi,” tutur Sony. Ditilik dari jenisnya, leopard gecko dapat dibagi dan dikelompokkan berdasarkan jenisnya atau yang lebih dikenal dengan Morph, antara lain:

  • Supernova, memiliki ciri-ciri pigmen berwarna kuning yang tidak muncul di luar kulitnya.
  • Super snow blizzard, memiliki ciri-ciri dengan warna yang tak terduga, bukan warna putih polos yang muncul, melainkan warna abu-abu seperti ikan hiu.
  • Super snow, memiliki ciri-ciri tidak memiliki pigmen warna kuning, yang muncul hanya warna putih (warna dasar) dan hitam (totol).
  • Bell stripe, memiliki ciri-ciri pola warna garis-garis memanjang dari depan ke belakang meskipun terkadang garis tak sempurna.
  • Enigma, memiliki ciri-ciri yang mempengaruhi warna mata sekaligus memecah-mecah berbagai warna, dan juga termasuk pattern warna hitam.
  • Ember, memiliki ciri-ciri warna kombinasi yang menyatukan antara warna gen raptor dan gen patternless.
  • Mack snow raptor, memiliki ciri-ciri warna kombinasi antara snow, patternless, tremper.
  • Emerine, memiliki ciri-ciri warna yang cukup dominant oranye (tangerine).
  • Mack snow bell enigma, memiliki ciri-ciri dengan penampilan warna yang unik dengan pola warna cederung yang tidak beraturan.
  • Radar enigma, memiliki ciri-ciri warna kombinasi dari gen bell, enigma.
  • Tremper paterrnless, memiliki ciri-ciri dengan pola warna spot hitam di tubuhnya, warna dasarnya agak bervariasi.
  • Mack snow bell, memiliki ciri-ciri pola warna yang unik, banding di tubunya seperti berubah-ubah menjadi pola tak beraturan, dengan totol warna hitam.
Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan Pulau Komodo Perlu Ditata Ulang

“perbedaan antara gecko jantan dan betina sangat terlihat jelas, gecko jantan memiliki dua benjolan yang terletak di antara kaki belakang tepatnya di antara perut dan ekor gecko. Sedangkan gecko betina tidak memiliki dua benjolan tersebut,” Jelas Sony.

Dalam pemeliharaannya, gecko memiliki sifat yang khas, karena asalnya berada di daerah gersang seperti gurun yang berada di daerah barat bumi yang memiliki suhu sekitar 27-33 °C. Gecko cenderung lebih menyendiri dan memilih tempat yang teduh atau menghindari matahari. Karena cahaya matahari yang langsung mengenai gecko ini dapat merusak atau membuat warna kulit dari gecko menjadi pudar rusak yang akan membuat warnanya menjadi tidak bagus.

“Oleh karena itu, dianjurkan agar memelihara gecko di dalam rumah atau di teras yang tidak langsung terkena cahaya matahari. Kemudian pada tempat pemeliharaanya perlu diletakan rumah-rumahan biasa yang bisa dibuat sendiri dari wadah makanan plastik. Karena gecko cenderung lebih menyukai tempat-tempat yang gelap agar dirinya merasa nyaman,” tutur Sony.

loading...
loading...